RADARBANYUWANGI.ID – Aktivitas arus mudik Lebaran di Bandara Banyuwangi mulai menunjukkan peningkatan signifikan.
Dalam beberapa hari terakhir, jumlah penumpang yang menggunakan moda transportasi udara tersebut meningkat tajam dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Berdasarkan data operasional bandara, jumlah penumpang selama empat hari terakhir tercatat mencapai 1.615 orang dengan 26 kali penerbangan. Angka tersebut meningkat sekitar 48 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Penumpang Naik 48 Persen
General Manager Bandara Banyuwangi, Holik Muardi, mengatakan peningkatan tersebut terjadi seiring tingginya mobilitas masyarakat menjelang perayaan Idul Fitri dan berdekatan dengan perayaan Nyepi.
Menurut Holik, pada periode yang sama tahun 2025 jumlah penumpang hanya mencapai 1.093 orang.
Namun pada tahun ini jumlah tersebut meningkat menjadi 1.615 penumpang.
“Jumlah penumpang meningkat sekitar 48 persen. Dalam satu hari rata-rata kami melayani sekitar 450 penumpang,” ujarnya, kemarin (16/3).
Penerbangan Naik Hingga 160 Persen
Tak hanya jumlah penumpang yang meningkat, frekuensi penerbangan juga mengalami lonjakan signifikan.
Holik menjelaskan, pada periode yang sama tahun lalu jumlah penerbangan hanya 10 kali.
Namun tahun ini jumlah penerbangan meningkat menjadi 26 penerbangan.
“Kalau operasi pesawat meningkat sekitar 160 persen dibandingkan tahun sebelumnya,” jelasnya.
Peningkatan tersebut menjadi indikator meningkatnya minat masyarakat menggunakan transportasi udara selama musim mudik.
Proyeksi Layani Lebih dari 7.000 Penumpang
Menurut Holik, periode pelayanan angkutan Lebaran tahun ini berlangsung selama 18 hari.
Dengan kondisi peningkatan jumlah penumpang saat ini, pihak bandara memproyeksikan total penumpang yang akan dilayani mencapai sekitar 7.175 orang.
Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada Rabu (18/3) dengan jumlah penumpang mencapai 532 orang.
Sementara itu, puncak arus balik diprediksi berlangsung pada Minggu, 29 Maret 2026 (H+7 Lebaran) dengan jumlah penumpang sekitar 576 orang.
Tambahan Rute Penerbangan
Holik menjelaskan, salah satu faktor yang mendorong peningkatan jumlah penumpang adalah adanya tambahan rute penerbangan baru.
Beberapa rute yang turut menambah aktivitas penerbangan di Bandara Banyuwangi di antaranya adalah rute Surabaya – Banyuwangi serta Lombok – Banyuwangi.
Menurutnya, rute Surabaya–Banyuwangi menjadi salah satu rute favorit yang banyak diminati penumpang.
“Jumlah penumpang dari Surabaya sering penuh,” ungkapnya.
Sementara itu, untuk rute Lombok–Banyuwangi jumlah penumpangnya masih relatif rendah.
“Untuk penumpang rute Lombok-Banyuwangi masih di bawah 50 persen,” tambah Holik.
Penumpang Datang Lebih Banyak
Holik juga mengungkapkan bahwa selama periode mudik Lebaran ini, jumlah penumpang yang datang ke Banyuwangi lebih banyak dibandingkan penumpang yang berangkat.
Hal ini menunjukkan bahwa banyak masyarakat Banyuwangi yang bekerja di luar daerah memilih pulang kampung menggunakan transportasi udara.
“Misalnya penumpang datang sekitar 180 orang, yang berangkat sekitar 100 orang,” jelasnya.
Menurutnya, kondisi tersebut wajar terjadi karena banyak masyarakat yang melakukan perjalanan pulang kampung menjelang Lebaran.
Penumpang Diminta Datang Tepat Waktu
Di tengah meningkatnya jumlah penumpang, pihak bandara mengimbau masyarakat yang menggunakan jasa transportasi udara agar memperhatikan waktu keberangkatan dengan baik.
Penumpang diharapkan datang lebih awal ke bandara agar proses check-in dan pemeriksaan keamanan dapat berjalan lancar.
“Sebisa mungkin datang tepat waktu dan mempersiapkan diri sebelum keberangkatan,” kata Holik.
Dengan meningkatnya aktivitas penerbangan selama musim mudik, pihak Bandara Banyuwangi juga memastikan seluruh layanan operasional berjalan optimal agar perjalanan para pemudik tetap aman dan nyaman. (why/aif)
Editor : Ali Sodiqin