Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Command Center KM 29 Pantau Tol Trans Jawa, Arus Mudik Hari Kedua Lancar

Lugas Rumpakaadi • Minggu, 15 Maret 2026 | 22:15 WIB

Ilustrasi Tol Gresik Tuban, 40 desa terdampak tol Lamongan, 8 kecamatan di Lamongan dilalui tol.
Ilustrasi Tol Gresik Tuban, 40 desa terdampak tol Lamongan, 8 kecamatan di Lamongan dilalui tol.

RADARBANYUWANGI.ID - Arus lalu lintas yang keluar dari Jakarta pada hari kedua pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dilaporkan berjalan lancar. Pemantauan tersebut dilakukan langsung dari udara oleh Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri), Komisaris Jenderal Polisi Dedi Prasetyo.

Pemantauan udara dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi lalu lintas di sejumlah jalur utama yang menjadi rute perjalanan masyarakat saat periode mudik Lebaran.

“Secara umum, saya pantau dari udara, arus lalu lintas yang keluar Jakarta berjalan sangat lancar dan meskipun sudah ada peningkatan, tetapi dalam kategori masih sangat lancar,” kata Dedi Prasetyo saat ditemui di Command Center KM 29, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (14/3/2026).

Selain memantau arus kendaraan, Dedi juga memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama masa mudik tetap terkendali.

Ia menyebut kondisi kamtibmas sejauh ini berada dalam situasi yang kondusif, meskipun terjadi peningkatan volume kendaraan di beberapa jalur utama.

“Secara umum situasi Kamtibmas juga dalam kondisi yang sangat kondusif. Arus lalu lintas meskipun sudah ada peningkatan juga masih dalam kategori semuanya bisa dikendalikan dengan sangat baik,” ujarnya.

Setelah melakukan pemantauan udara, Wakapolri melanjutkan peninjauan ke Command Center KM 29. Pusat kendali tersebut dilengkapi dengan infrastruktur teknologi yang memungkinkan petugas memantau kondisi lalu lintas di berbagai ruas jalan tol secara real time.

Dari pusat pemantauan tersebut, kondisi lalu lintas terpantau lancar di sejumlah ruas tol utama, mulai dari Tol Jakarta–Cikampek hingga jalur menuju Jawa Tengah.

“Kita lihat juga tol yang mengarah ke Merak juga dalam kondisi yang sangat lancar. Di Merak sudah di exit Cilegon, sudah dilakukan upaya-upaya pengalihan khususnya kendaraan sumbu tiga, dikeluarkan ke luar jalan tol, yaitu ke jalur arteri,” kata Dedi.

Ia menambahkan, pengalihan kendaraan sumbu tiga tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan pribadi dan bus yang mendominasi perjalanan mudik.

Operasi Ketupat 2026 sendiri berlangsung selama 13 hari, mulai 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Operasi pengamanan tahunan ini melibatkan 161.243 personel gabungan dari Polri, TNI, serta berbagai instansi terkait.

Dalam operasi tersebut, aparat menyiapkan sebanyak 2.746 pos yang tersebar di berbagai wilayah. Pos-pos tersebut terdiri dari 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan, serta 343 pos terpadu yang berfungsi sebagai pusat informasi dan pelayanan bagi masyarakat.

Selain pengamanan jalur transportasi, aparat juga memberikan perhatian terhadap berbagai lokasi yang berpotensi ramai selama periode libur Lebaran.

Secara keseluruhan terdapat 185.607 objek yang menjadi fokus pengamanan, meliputi masjid, lokasi pelaksanaan salat Idulfitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, hingga bandara.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#polri #operasi ketupat 2026 #jakarta