Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Hari Pertama Operasi Ketupat, Pemerintah Antisipasi Lonjakan Kendaraan Akhir Pekan

Lugas Rumpakaadi • Minggu, 15 Maret 2026 | 16:15 WIB

Hari pertama Operasi Ketupat 2026 berlangsung terkendali.
Hari pertama Operasi Ketupat 2026 berlangsung terkendali.

RADARBANYUWANGI.ID - Hari pertama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 pada Jumat (13/3/2026) berlangsung relatif terkendali meski terjadi peningkatan jumlah kendaraan di sejumlah jalur utama. Aparat kepolisian bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan untuk memastikan kelancaran arus mudik serta menjaga keamanan selama masa operasi berlangsung.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menyampaikan bahwa hasil pemantauan menunjukkan kondisi lalu lintas masih dalam batas yang dapat dikendalikan.

“Hasil pemantauan hari ini kondisi arus masih cukup terkendali. Memang ada peningkatan,” ujar Agus saat meninjau situasi di Gedung JTMC Jasa Marga, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu dini hari.

Selain memantau arus kendaraan, Polri juga melakukan pengawasan terhadap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas). Hingga saat ini, pihak kepolisian memastikan tidak ada kejadian menonjol yang mengganggu stabilitas keamanan.

“Kami laporkan sampai saat ini harkamtibmas juga cukup terkendali, tidak ada peristiwa menonjol. Kamseltibcarlantas ada peningkatan, namun belum signifikan,” kata Agus.

Pernyataan senada juga disampaikan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. Ia menilai arus lalu lintas pada hari pertama Operasi Ketupat 2026 masih berada dalam kondisi yang kondusif meskipun volume kendaraan sedikit meningkat dibandingkan dengan hari biasa.

“Sejauh ini yang kami lihat masih berjalan agak sedikit di atas normal, tapi relatif cukup kondusif,” ujar Dudy.

Meski demikian, pemerintah tetap meningkatkan kewaspadaan karena diperkirakan lonjakan arus kendaraan akan mulai terlihat pada hari kedua pelaksanaan operasi.

“Kami akan terus memonitor karena diperkirakan akan terjadi bangkitan arus lalu lintas pada Sabtu ini,” kata Dudy.

Operasi Ketupat 2026 sendiri digelar selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Operasi ini melibatkan 161.243 personel gabungan dari berbagai instansi guna memastikan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran.

Untuk mendukung pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat, Polri menyiapkan 2.746 pos yang tersebar di berbagai wilayah. Pos tersebut terdiri dari 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan, serta 343 pos terpadu yang berfungsi sebagai pusat informasi sekaligus pelayanan bagi para pemudik.

Selain itu, pengamanan juga difokuskan pada 185.607 objek penting. Lokasi tersebut meliputi masjid, tempat pelaksanaan salat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, hingga bandara.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#operasi ketupat 2026