Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

BREAKING NEWS: 3 Hari Lagi Pelabuhan Ketapang–Gilimanuk Ditutup Total, Antrean Kendaraan dari Bali Mengular 25 Km

Ali Sodiqin • Minggu, 15 Maret 2026 | 07:00 WIB

Kendaraan mengular di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana Bali. Kamis (19/3/2026), Pelabuhan ini akan ditutup total untuk menghormati Nyepi 2026.
Kendaraan mengular di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana Bali. Kamis (19/3/2026), Pelabuhan ini akan ditutup total untuk menghormati Nyepi 2026.

RADARBANYUWANGI.ID – Hitung mundur penutupan layanan penyeberangan laut di jalur utama Jawa–Bali resmi dimulai.

Menjelang perayaan Hari Raya Nyepi 2026, operasional kapal feri di lintasan Pelabuhan Ketapang Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk Bali akan dihentikan sementara selama tiga hari.

Penutupan layanan ini dilakukan untuk menghormati pelaksanaan Catur Brata Penyepian, tradisi sakral umat Hindu di Bali yang mengharuskan seluruh aktivitas dihentikan.

PT ASDP Indonesia Ferry memastikan layanan penyeberangan Ketapang–Gilimanuk akan ditutup selama tiga hari mulai 18 hingga 20 Maret 2026.

Kebijakan tersebut langsung memicu lonjakan arus kendaraan dari Bali menuju Pulau Jawa. Ribuan pemudik hingga kendaraan logistik memilih menyeberang lebih awal agar tidak terjebak penutupan pelabuhan.

Jadwal Penutupan Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk

Berdasarkan jadwal operasional resmi, penutupan layanan penyeberangan dilakukan secara bertahap dari masing-masing sisi pelabuhan.

Untuk lintasan dari Jawa menuju Bali, operasional di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi dihentikan mulai:

Sementara itu dari sisi Bali, layanan di Pelabuhan Gilimanuk ditutup mulai:

Dengan jadwal tersebut, aktivitas penyeberangan di Selat Bali praktis terhenti selama hampir tiga hari penuh.

Masyarakat yang hendak melakukan perjalanan lintas Jawa–Bali diminta memperhatikan jadwal tersebut agar tidak tertahan di kawasan pelabuhan.

Antrean Kendaraan dari Bali Mengular 25 Kilometer

Menjelang penutupan operasional pelabuhan, arus kendaraan dari Bali menuju Jawa melonjak drastis.

Antrean kendaraan di jalur menuju Pelabuhan Gilimanuk bahkan dilaporkan mengular hingga wilayah Desa Tuwed, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana.

Panjang antrean diperkirakan mencapai sekitar 25 kilometer dari area pelabuhan.

Ribuan kendaraan memadati kawasan pelabuhan sejak beberapa hari terakhir. Kepadatan didominasi sepeda motor dan mobil pribadi milik pemudik yang ingin kembali ke Jawa sebelum penyeberangan dihentikan.

Seluruh Area Parkir Pelabuhan Penuh

Pantauan di lokasi menunjukkan hampir seluruh kantong parkir di dalam area Pelabuhan Gilimanuk dipenuhi kendaraan.

Selain kendaraan pribadi, antrean panjang juga diisi oleh:

Deretan kendaraan bahkan memenuhi hampir seluruh jalur antrean menuju dermaga kapal feri.

Lonjakan aktivitas penyeberangan dalam 24 jam terakhir menunjukkan peningkatan signifikan dibanding hari-hari biasa.

Hal ini menjadi indikasi meningkatnya mobilitas masyarakat yang ingin meninggalkan Bali sebelum pembatasan operasional diberlakukan saat Nyepi.

Pengendara Menunggu Hingga Lima Jam

Kepadatan kendaraan membuat banyak pemudik harus menunggu berjam-jam sebelum dapat naik ke kapal feri.

Abdul Kholik, pemudik asal Kediri, mengaku sudah antre sejak dini hari.

“Antre dari jam empat subuh, sampai hampir jam delapan pagi ini belum juga menyeberang,” ujarnya.

Dalam kondisi puncak kepadatan, waktu tunggu kendaraan bahkan diperkirakan mencapai lima jam.

Truk Logistik Ikut Padati Pelabuhan

Lonjakan kendaraan tidak hanya berasal dari pemudik.

Banyak truk logistik juga memilih menyeberang lebih awal untuk menghindari pembatasan kendaraan barang yang mulai berlaku sejak 13 Maret 2026.

Pembatasan tersebut berlaku bagi:

Eko, sopir truk tujuan Surabaya, mengaku sengaja mengantre lebih awal.

“Kalau tidak cepat pulang sekarang, nanti keburu dilarang lewat,” katanya.

ASDP Siagakan 55 Kapal Feri

Manajer Usaha PT ASDP Indonesia Ferry Pelabuhan Gilimanuk, Didi Juliansyah, membenarkan adanya lonjakan signifikan kendaraan.

Untuk mengurai kepadatan, ASDP menyiagakan 55 kapal feri yang beroperasi di lintasan Gilimanuk–Ketapang.

Prioritas penyeberangan diberikan kepada kendaraan roda dua dan mobil kecil agar arus pemudik bisa bergerak lebih cepat.

“Kami memprioritaskan kendaraan roda dua dan mobil kecil agar arus pemudik bisa bergerak lebih cepat,” jelas Didi.

Penutupan Pelabuhan Hormati Tradisi Nyepi

Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry, Windy Andale, menjelaskan penghentian layanan transportasi laut dilakukan berdasarkan pengaturan dari Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap tradisi budaya dan keagamaan masyarakat Bali.

“Transportasi nasional tidak hanya menghubungkan wilayah, tetapi juga harus berjalan selaras dengan nilai religi, budaya, serta kearifan lokal masyarakat,” ujar Windy.

Nyepi 2026: Bali Hening Total 24 Jam

Hari Raya Nyepi 2026 jatuh pada Kamis, 19 Maret 2026 dan berlangsung mulai pukul 05.59 WITA hingga 20 Maret pukul 06.00 WITA.

Selama periode tersebut seluruh aktivitas di Bali dihentikan total.

Empat pantangan utama dalam Catur Brata Penyepian meliputi:

Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai juga menutup seluruh penerbangan selama satu hari penuh.

Pemerintah Siapkan Rute Alternatif

Karena penutupan pelabuhan tahun ini berdekatan dengan periode arus mudik Lebaran 2026, pemerintah menyiapkan sejumlah strategi pengaturan arus kendaraan.

Beberapa langkah yang disiapkan antara lain:

Selain itu pemerintah juga menerapkan sistem delaying dan geofencing untuk mengatur kendaraan agar tidak menumpuk di area pelabuhan.

Radius pembatasan meliputi:

Dengan skema tersebut, antrean kendaraan diharapkan dapat diminimalisir sekaligus menjaga kelancaran transportasi menjelang Nyepi dan arus mudik Lebaran.

Masyarakat yang hendak melakukan perjalanan lintas Jawa–Bali pun diminta mengatur jadwal perjalanan lebih awal agar tidak terjebak kepadatan menjelang penutupan tiga hari penyeberangan Ketapang–Gilimanuk. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#Nyepi 2026 Bali #arus mudik Bali Jawa 2026 #penutupan pelabuhan Ketapang Gilimanuk 2026 #lebaran #penyeberangan Jawa Bali ditutup #idul fitri #antrean Gilimanuk Ketapang