RADARBANYUWANGI.ID - Kabar duka datang dari keluarga besar tokoh senior Partai Golkar, Akbar Tandjung. Putrinya, Karmia Krissanty Tandjung Nasution, meninggal dunia pada Rabu pagi (11/3/2026).
Kabar berpulangnya Karmia disampaikan langsung melalui unggahan media sosial Akbar Tandjung. Dalam keterangan tersebut disebutkan bahwa Karmia meninggal dunia pada pukul 08.58 WIB.
Kepergian almarhumah meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi keluarga besar Partai Golkar yang selama ini mengenal sosoknya.
Dimakamkan di TPU Tanah Kusir
Jenazah Karmia dimakamkan pada hari yang sama di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan.
Sebelum dimakamkan, jenazah disemayamkan di rumah duka yang beralamat di kawasan Jalan Adhyaksa VII, Lebak Bulus, Jakarta Selatan.
Sejumlah kerabat, sahabat, serta tokoh dari Partai Golkar turut hadir untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhumah.
Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, mengatakan dirinya bersama sejumlah kader Golkar menghadiri prosesi pemakaman.
“Kami menghadiri pemakaman di Tanah Kusir, adik kami tercinta, putri dari Bapak Akbar Tandjung,” kata Doli kepada wartawan, Rabu (11/3).
Golkar Sampaikan Duka Mendalam
Doli menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya Karmia.
Menurutnya, kepergian putri Akbar Tandjung tersebut menjadi kehilangan yang dirasakan tidak hanya oleh keluarga, tetapi juga oleh keluarga besar Partai Golkar.
“Kami atas nama keluarga besar Partai Golkar menyampaikan belasungkawa yang sebesar-besarnya atas berpulangnya Ananda Mia binti Akbar Tandjung. Ini tentu menjadi kehilangan bagi kita semua,” ujarnya.
Ucapan duka juga disampaikan Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sarmuji.
Ia mengatakan seluruh keluarga besar Golkar turut berduka atas meninggalnya Karmia yang dikenal sebagai sosok perempuan tangguh.
Sosok Tangguh yang Berjuang Melawan Sakit
Sarmuji menuturkan bahwa almarhumah selama ini dikenal sebagai pribadi yang kuat dan tidak mudah menyerah, terutama dalam menghadapi kondisi kesehatannya.
Menurutnya, Karmia telah berjuang dengan penuh semangat untuk kesembuhan hingga akhir hayatnya.
“Kami keluarga besar Partai Golkar ikut berbela sungkawa sangat dalam. Mbak Karmia adalah perempuan tangguh yang berjuang sampai titik darah penghabisan untuk kesembuhan,” ujar Sarmuji.
Ia juga mendoakan agar seluruh amal ibadah almarhumah diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa.
“Semoga Allah menerima segala amal baiknya dan mengembalikannya ke dalam surga-Nya,” imbuhnya.
Keluarga Minta Doa
Melalui unggahan di media sosial, keluarga besar Akbar Tandjung juga meminta doa dari masyarakat agar almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan.
Keluarga juga memohon agar segala kesalahan dan kekhilafan almarhumah semasa hidup dapat dimaafkan.
“Mohon dimaafkan segala kesalahan dan khilaf almarhumah semasa hidupnya. Semoga amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT,” tulis Akbar Tandjung dalam unggahan tersebut.
Kepergian Karmia Krissanty Tandjung Nasution menambah daftar duka yang dirasakan oleh keluarga besar Partai Golkar dan para sahabat yang mengenalnya.
Sosoknya dikenang sebagai pribadi yang kuat, hangat, dan penuh semangat dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan. (*)
Editor : Ali Sodiqin