Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Indonesia Siap Jadi Mediator Perang Iran-AS, Prabowo Tulis Surat Langsung ke Teheran

Lugas Rumpakaadi • Kamis, 5 Maret 2026 | 09:39 WIB

Prabowo kirim surat duka ke Iran atas wafatnya Khamenei.
Prabowo kirim surat duka ke Iran atas wafatnya Khamenei.

RADARBANYUWANGI.ID - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa secara resmi atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang gugur dalam serangan militer gabungan Amerika Serikat dan Israel pada akhir Februari 2026.

Langkah diplomatik ini diambil menjelang prosesi pemakaman Khamenei di kota suci Mashhad, Iran.

Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya mengonfirmasi hal tersebut melalui akun Instagram Sekretariat Kabinet, Rabu (4/3/2026).

"Presiden Prabowo Subianto menulis surat duka cita atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei yang gugur dalam serangan militer pada awal Maret 2026," ujar Teddy.

Surat resmi yang ditujukan kepada Presiden Iran Masoud Pezeshkian itu diserahkan langsung oleh Menteri Luar Negeri Sugiono kepada Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, di Jakarta.

Sugiono menjelaskan alasan penyampaian belasungkawa dilakukan lewat surat tertulis.

"Ya kan kita menyampaikan rasa duka itu bisa lewat apa saja. Saya kira media surat lebih resmi," katanya.

Di luar gestur diplomatik tersebut, Sugiono juga menegaskan posisi Indonesia dalam konflik yang tengah berkecamuk.

Pemerintah berharap semua pihak segera melakukan deeskalasi dan menghormati hukum internasional serta Piagam PBB.

Ia juga mengingatkan risiko jika ketegangan terus membesar.

"Risiko paling buruk adalah terjadinya eskalasi yang lebih besar yang melibatkan lebih banyak negara," tegasnya.

Lebih jauh, Prabowo bahkan menawarkan Indonesia sebagai mediator dalam konflik tersebut.

"Presiden sendiri sudah menyampaikan keinginan beliau, menawarkan kesediaan beliau untuk menjadi mediator jika kedua belah pihak menyepakati dan menyetujui," ujar Sugiono.

Khamenei yang memimpin Iran selama 36 tahun itu wafat pada usia 86 tahun. Pascakematiannya, kekuasaan Iran untuk sementara dijalankan oleh dewan interim beranggotakan tiga orang hingga Majelis Ahli menetapkan penggantinya.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Israel #prabowo subianto #iran #indonesia #as