Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

THR ASN 2026 Resmi Cair 100 Persen, Pemerintah Gelontorkan Rp55 Triliun untuk 10,5 Juta Penerima

Ali Sodiqin • Selasa, 3 Maret 2026 | 12:04 WIB

Konferensi pers mengenai THR dan BHR di Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Selasa (3/3).
Konferensi pers mengenai THR dan BHR di Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Selasa (3/3).

RADARBANYUWANGI.ID - Pemerintah resmi mengumumkan pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2026 dengan total anggaran fantastis mencapai Rp55 triliun.

Kebijakan tersebut mencakup Pegawai Negeri Sipil (PNS), Calon PNS (CPNS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), prajurit TNI, anggota Polri, hingga para pensiunan.

Pengumuman disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam konferensi pers terkait THR, Bantuan Hari Raya (BHR), serta paket stimulus ekonomi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026, Selasa (3/2/2026).

Menurut Airlangga, nilai anggaran THR tahun ini meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Pemerintah mengalokasikan Rp55 triliun untuk THR ASN tahun 2026, naik sekitar 10 persen dibandingkan tahun lalu sebesar Rp49 triliun,” ujarnya.

Dibagikan ke 10,5 Juta Penerima

Dana jumbo tersebut akan disalurkan kepada total sekitar 10,5 juta penerima yang terdiri dari ASN pusat, ASN daerah, hingga pensiunan.

Rinciannya meliputi:

Distribusi anggaran ini menunjukkan besarnya peran belanja negara dalam menjaga daya beli masyarakat, khususnya menjelang momentum Lebaran.

Airlangga menegaskan, kebijakan ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui peningkatan konsumsi rumah tangga.

THR Dibayar Penuh 100 Persen

Kabar yang paling ditunggu para ASN akhirnya terjawab. Pemerintah memastikan THR 2026 dibayarkan penuh 100 persen, tanpa pemotongan komponen utama.

Adapun komponen THR yang diterima meliputi:

Kebijakan pembayaran penuh ini diharapkan mampu meningkatkan daya beli sekaligus membantu kebutuhan masyarakat menjelang Idulfitri.

“Komponen THR diberikan secara penuh sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Airlangga.

Pencairan Dimulai Sejak Awal Ramadan

Pemerintah juga memastikan proses pencairan THR sudah mulai berjalan lebih awal dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.

Menurut Airlangga, penyaluran THR ASN 2026 dimulai sejak 26 Februari 2026, bertepatan dengan pekan pertama Ramadan.

Pencairan dilakukan secara bertahap kepada berbagai kelompok penerima, yakni:

Skema bertahap dilakukan untuk memastikan proses administrasi berjalan lancar di seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.

Dorong Konsumsi dan Pertumbuhan Ekonomi

Pemerintah menilai pencairan THR memiliki efek berganda terhadap ekonomi nasional.

Selain membantu kebutuhan ASN selama Ramadan dan Lebaran, dana tersebut juga diperkirakan meningkatkan aktivitas sektor perdagangan dan jasa.

Momentum Ramadan secara historis selalu menjadi periode lonjakan konsumsi masyarakat.

Dengan tambahan dana THR, perputaran uang di daerah diprediksi meningkat signifikan.

Kebijakan ini sekaligus menjadi bagian dari paket stimulus ekonomi guna menjaga stabilitas pertumbuhan di tengah dinamika global.

Gaji ke-13 Cair Juni 2026

Airlangga juga menegaskan bahwa THR berbeda dengan gaji ke-13 yang rutin diberikan pemerintah setiap tahun.

“THR ini tidak sama dengan gaji ke-13. Gaji ke-13 biasanya diberikan pada bulan Juni,” jelasnya.

Gaji ke-13 umumnya difokuskan untuk membantu kebutuhan pendidikan keluarga ASN menjelang tahun ajaran baru.

ASN Diminta Bijak Mengelola Keuangan

Dengan kepastian pencairan THR, pemerintah mengimbau para ASN untuk memanfaatkan dana tersebut secara bijak, terutama untuk kebutuhan prioritas selama Ramadan dan Idulfitri.

Selain konsumsi, pengelolaan keuangan yang sehat diharapkan dapat meningkatkan stabilitas ekonomi keluarga sekaligus menjaga daya beli masyarakat dalam jangka panjang.

Kebijakan THR ASN 2026 yang mencapai Rp55 triliun ini menjadi salah satu suntikan fiskal terbesar pemerintah pada awal tahun, sekaligus sinyal optimisme terhadap pemulihan dan pertumbuhan ekonomi nasional menjelang Lebaran 2026. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#Anggaran THR 2026 #besaran THR ASN 2026 #THR ASN 2026 #Gaji ke 13 PNS 2026 #airlangga hartarto #jadwal THR PNS 2026 #THR TNI Polri 2026 #THR PNS 2026 cair