Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Dulu Rusak Puluhan Tahun, Kini Jalan di Bengkulu Jadi Poros Ekonomi Baru

Lugas Rumpakaadi • Senin, 2 Maret 2026 | 15:15 WIB

Profil Jalan Tol Pekanbaru–Dumai, tol pertama di Riau dan terpanjang garapan HKI, dilengkapi underpass gajah dan teknologi konstruksi modern.
Profil Jalan Tol Pekanbaru–Dumai, tol pertama di Riau dan terpanjang garapan HKI, dilengkapi underpass gajah dan teknologi konstruksi modern.

RADARBANYUWANGI.ID - Perubahan nyata kini terlihat di berbagai ruas jalan provinsi di Bengkulu.

Jalur yang sebelumnya berlubang dan bergelombang telah berganti menjadi hamparan aspal baru.

Kendaraan dapat melintas lebih stabil, sementara waktu tempuh antarkabupaten perlahan menyusut.

Secara geografis, Bengkulu berada di pesisir barat Pulau Sumatera, berbatasan dengan Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, dan Lampung, serta menghadap langsung ke Samudera Hindia.

Topografi yang didominasi jajaran Bukit Barisan menjadikan konektivitas sebagai tantangan strategis.

Melalui program “Jalan Mulus”, Pemerintah Provinsi Bengkulu mengalokasikan hampir Rp600 miliar dari APBD 2025 untuk memperbaiki 22 ruas jalan di sembilan kabupaten dan satu kota.

Hasilnya, sekitar 172 kilometer jalan provinsi berhasil ditingkatkan kualitasnya.

Ini menjadi salah satu alokasi infrastruktur terbesar sejak Bengkulu berstatus provinsi otonom pada 18 November 1968.

Mengapa jalan provinsi begitu penting? Karena infrastruktur ini adalah tulang punggung distribusi barang, mobilitas warga, akses pendidikan, hingga layanan kesehatan rujukan.

Ketika jalan rusak, biaya logistik meningkat dan harga barang menjadi kurang kompetitif.

Langkah ini juga selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto melalui Asta Cita, terutama dalam mendukung swasembada pangan, penguatan koperasi, pendidikan, dan layanan kesehatan.

Distribusi alat pertanian, hasil panen, hingga akses menuju rumah sakit kini lebih efisien.

Pada 2026, Pemprov kembali mengalokasikan Rp477 miliar untuk melanjutkan peningkatan jalan dan jembatan.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#swasembada #jalan #bengkulu