Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Catat! Jadwal Pembukaan Tol Gending–Besuki Saat Momen Lebaran 2026, Pangkas Waktu Mudik Tapal Kuda

Ali Sodiqin • Senin, 2 Maret 2026 | 03:00 WIB

Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak meninjau ruas tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi mencakup ruas Gending-Kraksaan, Kraksaan-Paiton, Paiton-Besuki, Rabu (25/2/2026).
Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak meninjau ruas tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi mencakup ruas Gending-Kraksaan, Kraksaan-Paiton, Paiton-Besuki, Rabu (25/2/2026).

RADARBANYUWANGI.ID - Kabar gembira bagi masyarakat Jawa Timur, khususnya wilayah Tapal Kuda.

Jalan Tol yang menghubungkan Probolinggo–Situbondo mulai ruas Gending–Besuki dipastikan akan dibuka secara fungsional pada H-10 Lebaran 2026.

Kepastian itu disampaikan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, usai meninjau langsung progres ruas Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi yang mencakup segmen Gending–Kraksaan, Kraksaan–Paiton, dan Paiton–Besuki, Rabu (25/2/2026).

Menurut Emil, pembukaan tol secara fungsional dilakukan untuk memperlancar arus mudik Lebaran 2026, terutama di kawasan Tapal Kuda yang selama ini kerap mengalami kepadatan lalu lintas.

“Pembukaan secara fungsional Tol Gending–Paiton ini sangat ditunggu masyarakat karena bisa memangkas jarak waktu tempuh sekaligus menekan kemacetan saat arus mudik,” ujar Emil.

Pangkas Waktu Tempuh dan Kurangi Kemacetan

Ruas tol Gending–Besuki menjadi bagian penting dari proyek besar Jalan Tol Probolinggo–Situbondo yang nantinya terhubung hingga Banyuwangi.

Selama ini, jalur Pantura di kawasan Probolinggo hingga Situbondo dikenal padat, terutama saat musim mudik dan arus balik Lebaran.

Dengan dibukanya tol secara fungsional, beban kendaraan di jalur nasional diharapkan berkurang signifikan.

Pembukaan fungsional berarti tol dapat digunakan sementara waktu untuk mendukung kelancaran arus mudik.

Namun setelah periode Lebaran dan arus balik selesai, ruas tersebut akan kembali ditutup untuk penyempurnaan dan pemenuhan persyaratan operasional penuh.

Progres Pengerjaan dan Tantangan Teknis

Saat meninjau progres akhir, Emil menyebut pengerjaan mainroad pada ruas Gending–Besuki pada dasarnya sudah selesai. Namun, masih terdapat sejumlah titik yang perlu penyempurnaan.

Untuk paket 3 jalur ini, panjangnya mencapai 25,7 kilometer. Proses konstruksinya tergolong rumit karena harus membelah bukit dan menyesuaikan kontur geografis wilayah pesisir utara Jawa Timur.

“Pengerjaan mainroad sudah selesai namun ada beberapa titik yang perlu disempurnakan. Untuk paket 3 jalur ini panjangnya 25,7 km. Pengerjaan juga tergolong rumit karena harus membelah bukit,” jelasnya.

Di beberapa titik, dilakukan pembongkaran lapisan beton agar permukaan jalan lebih rata dan nyaman dilalui kendaraan.

Hal ini menjadi bagian dari upaya memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan selama masa fungsional.

Suguhkan Panorama Laut

Meski proses konstruksi penuh tantangan, ruas tol ini menawarkan nilai tambah berupa panorama alam yang memukau.

Beberapa titik trase jalan menyuguhkan pemandangan hamparan laut yang indah khas kawasan utara Situbondo.

Emil berharap keberadaan tol ini tidak hanya berdampak pada kelancaran arus mudik, tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian daerah.

“Di beberapa titik ada pembongkaran lapisan beton supaya jalannya lebih rata. Semoga bisa menunjang perekonomian yang ada di Situbondo,” pungkasnya.

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Tapal Kuda

Tol Probolinggo–Situbondo merupakan bagian dari penguatan konektivitas wilayah timur Jawa Timur.

Infrastruktur ini diharapkan mempercepat distribusi barang dan jasa, menekan biaya logistik, serta meningkatkan daya saing kawasan Tapal Kuda.

Selain mendukung mobilitas masyarakat saat mudik, kehadiran tol juga membuka peluang investasi baru, khususnya di sektor industri, pariwisata, dan perdagangan.

Dengan pembukaan fungsional pada H-10 Lebaran 2026, pemerintah berharap masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari infrastruktur tersebut, sekaligus menjadi uji coba kesiapan operasional sebelum difungsikan secara penuh.

Bagi para pemudik yang melintasi wilayah Probolinggo hingga Situbondo, kehadiran tol Gending–Besuki menjadi alternatif jalur cepat yang dinanti, sekaligus solusi konkret mengurai kepadatan lalu lintas di jalur Pantura saat musim Lebaran. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#tol gending besuki #emil elestianto dardak #Tol Probolinggo Situbondo 2026 #tol prosiwangi #pembukaan tol #wagub Emil Dardak #mudik lebaran