RADARBANYUWANGI.ID - Pendaftaran Mudik Gratis Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta 2026 tahap kedua resmi dibuka mulai Rabu (25/2).
Program tahunan yang selalu dinantikan masyarakat ini kembali menyediakan kuota besar untuk membantu warga pulang kampung dengan aman dan nyaman menjelang Lebaran.
Informasi pembukaan tahap kedua disampaikan melalui akun Instagram resmi Dinas Perhubungan DKI Jakarta.
Pada tahap ini, pendaftaran dibuka khusus untuk tujuh kota tujuan tertentu sehingga calon peserta diimbau mengecek tujuan sebelum mendaftar.
Adapun tujuh kota tujuan Mudik Gratis tahap 2 yakni:
- Yogyakarta
- Kuningan
- Lampung
- Tegal
- Kebumen
- Jombang
- Pekalongan
Proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi mudikgratis.jakarta.go.id.
Cara Daftar Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta 2026
Calon peserta wajib membuat akun terlebih dahulu sebelum mengisi data. Berikut langkah-langkah pendaftarannya:
- Buka situs mudikgratis.jakarta.go.id
- Baca ketentuan lalu klik lanjutkan
- Buat akun baru (meskipun pernah mendaftar sebelumnya tetap harus membuat akun baru)
- Login menggunakan akun tersebut
- Klik menu masuk dan pilih kategori mudik
Peserta kemudian dapat memilih kategori perjalanan sesuai kebutuhan.
Kategori Mudik Sekali Jalan
- Pilih menu “Sekali Jalan”
- Isi data diri lengkap (KTP, NIK, nama, tanggal lahir, alamat)
- Waktu pengisian maksimal 20 menit
- Isi data kartu keluarga jika diperlukan
- Setelah selesai, peserta akan mendapatkan ID registrasi
Sekali Jalan dengan Membawa Kendaraan
Peserta yang ingin membawa sepeda motor dapat memilih opsi membawa kendaraan dan mengisi data:
- Nomor polisi
- STNK
- Merek kendaraan
- Tahun pembuatan
Setelah data lengkap, peserta akan memperoleh ID registrasi.
Sekali Jalan Bersama Keluarga
- Pilih opsi mudik bersama keluarga
- Isi data seluruh anggota keluarga
- Satu kartu keluarga maksimal 4 orang
- Setelah selesai akan mendapatkan ID registrasi
Kategori Mudik Pulang Pergi
Peserta juga dapat memilih kategori pulang pergi dengan mengisi data keberangkatan sekaligus arus balik.
Setelah mendaftar, peserta wajib mengunduh ID registrasi dan membawa dokumen saat proses verifikasi. Tiket akan aktif setelah data dinyatakan valid.
Warga Non-DKI Tetap Bisa Daftar
Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Emanuel Kristanto, menjelaskan program ini diprioritaskan untuk warga ber-KTP DKI Jakarta, namun tidak menutup kemungkinan bagi warga luar daerah.
“Diprioritaskan KTP DKI. Tapi kami tidak menutup kemungkinan jika memang ada masyarakat yang memiliki KTP non-DKI tetap akan kami layani,” ujarnya dikutip dari Antara.
Syarat utama pendaftaran adalah melampirkan KTP dan Kartu Keluarga (KK). Dalam satu KK hanya diperbolehkan mendaftarkan maksimal empat peserta.
Jadwal Pendaftaran dan Verifikasi Dibagi Tiga Kluster
Untuk menghindari kepadatan, pendaftaran dibagi menjadi tiga kluster berdasarkan tujuan.
Kluster 1
Tujuan: Solo, Tasikmalaya, Palembang, Madiun, Sragen, Cilacap
Pendaftaran: 22–24 Februari 2026
Verifikasi: 25–27 Februari 2026
Kluster 2
Tujuan: Yogyakarta, Kuningan, Lampung, Tegal, Kebumen, Jombang, Pekalongan
Pendaftaran: 25–27 Februari 2026
Verifikasi: 28 Februari–2 Maret 2026
Kluster 3
Tujuan: Wonogiri, Kediri, Malang, Wonosobo, Purwokerto, Semarang, Sidoarjo
Pendaftaran: 28 Februari–2 Maret 2026
Verifikasi: 3–5 Maret 2026
Jadwal Keberangkatan Mudik Gratis 2026
Setelah proses verifikasi selesai, peserta akan diberangkatkan sesuai jadwal:
- Sepeda motor: 16 Maret 2026 dari Terminal Pulogadung
- Penumpang bus: 17 Maret 2026 dari Monas
Kuota Bus Meningkat Tajam
Tahun 2026, Pemprov DKI Jakarta menyediakan:
- 366 bus untuk arus mudik (naik dari 293 bus pada 2025)
- 295 bus untuk arus balik dari 20 kota tujuan
- Kuota sekitar 11.800 penumpang
Program ini bertujuan menyediakan transportasi yang aman sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas saat musim mudik Lebaran.
Solusi Mudik Aman dan Nyaman
Program Mudik Gratis Pemprov DKI Jakarta menjadi solusi bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah agar tetap bisa pulang kampung tanpa biaya transportasi tinggi menjelang Idulfitri.
Selain membantu ekonomi warga, program ini juga berkontribusi mengurangi penggunaan kendaraan pribadi yang berpotensi menimbulkan kemacetan dan kecelakaan selama arus mudik.
Masyarakat yang berminat disarankan segera mendaftar karena kuota biasanya cepat habis setiap tahunnya. (*)
Editor : Ali Sodiqin