RADARBANYUWANGI.ID - Beredar unggahan di media sosial Facebook yang mengeklaim Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto telah meresmikan pinjaman dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Rakyat Indonesia tanpa jaminan pada 23 Januari 2026.
Unggahan tersebut memuat foto Presiden Prabowo disertai narasi bahwa pemerintah telah meluncurkan program KUR BRI online tanpa agunan yang bisa diakses masyarakat luas.
Namun, setelah ditelusuri, klaim tersebut tidak benar alias hoaks.
Foto Ternyata Hasil Rekayasa
Dilansir dari laman resmi Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Purworejo (dinkominfo.purworejokab.go.id), foto yang digunakan dalam unggahan tersebut merupakan hasil rekayasa.
Foto asli berasal dari video yang tayang di kanal YouTube Sekretariat Presiden.
Video tersebut menampilkan momen ketika Presiden Prabowo meninjau kawasan tambak budidaya ikan nila salin di Balai Layanan Usaha Produksi Perikanan Budidaya (BLUPPB) Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat.
Artinya, foto tersebut tidak ada kaitannya dengan peresmian program KUR BRI tanpa jaminan seperti yang diklaim dalam unggahan Facebook.
Agenda 23 Januari 2026: Prabowo di Paris
Lebih lanjut, berdasarkan informasi dari Sekretariat Kabinet Republik Indonesia (setkab.go.id), klaim bahwa Presiden Prabowo meresmikan KUR BRI pada 23 Januari 2026 juga tidak sesuai dengan agenda resmi kenegaraan.
Pada tanggal tersebut, Presiden Prabowo justru tiba di Bandar Udara Orly, Paris, Prancis, dalam rangka kunjungan kerja dan pertemuan dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron.
Presiden Prabowo dan rombongan baru kembali ke Jakarta pada Sabtu, 24 Januari 2026.
Tidak ada agenda resmi terkait peresmian KUR BRI online tanpa jaminan pada tanggal yang disebutkan dalam unggahan tersebut.
Waspadai Modus Hoaks Berkedok Bantuan Dana
Klaim semacam ini kerap digunakan sebagai modus penipuan yang memanfaatkan nama pejabat negara dan lembaga resmi untuk menarik perhatian masyarakat.
Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) memang merupakan program resmi pemerintah yang disalurkan melalui sejumlah bank, termasuk BRI.
Namun, setiap kebijakan dan peluncuran program selalu diumumkan melalui kanal resmi pemerintah dan lembaga terkait.
Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar di media sosial tanpa verifikasi, terutama jika berkaitan dengan bantuan dana atau pinjaman tanpa jaminan.
Cek Fakta Sebelum Percaya
Kasus ini menjadi pengingat penting agar masyarakat lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi.
Pastikan untuk selalu memeriksa sumber resmi seperti situs pemerintah atau kanal komunikasi lembaga terkait sebelum mempercayai suatu klaim.
Dengan demikian, dapat ditegaskan bahwa klaim Presiden Prabowo Subianto meresmikan KUR Bank Rakyat Indonesia tanpa jaminan pada 23 Januari 2026 adalah tidak benar dan termasuk kategori hoaks. (*)
Editor : Ali Sodiqin