Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Ini Prediksi Resmi Idul Fitri 1447 H Versi Muhammadiyah dan Pemerintah

Ali Sodiqin • Senin, 23 Februari 2026 | 21:00 WIB

Ilustrasi umat Muslim merayakan Idul Fitri.
Ilustrasi umat Muslim merayakan Idul Fitri.

RADARBANYUWANGI.ID - Pertanyaan “Lebaran tahun ini tanggal berapa?” selalu menjadi salah satu pencarian tertinggi menjelang akhir Ramadan.

Informasi ini penting karena berkaitan langsung dengan jadwal mudik, pengajuan cuti kerja, perencanaan perjalanan, hingga agenda silaturahmi keluarga besar.

Setiap tahun, penetapan Hari Raya Idul Fitri di Indonesia menjadi perhatian nasional.

Hal ini karena metode penentuan awal bulan Syawal dapat berbeda antara organisasi masyarakat (ormas) Islam dan pemerintah.

Meski demikian, perbedaan tersebut merupakan bagian dari khazanah fiqih Islam yang telah berlangsung lama dan tetap berada dalam koridor syariat.

Lalu, Lebaran 2026 atau Idul Fitri 1447 Hijriah jatuh pada tanggal berapa? Berikut penjelasan lengkap berdasarkan rujukan resmi ormas Islam dan pemerintah.

Penetapan Lebaran 2026 Versi Muhammadiyah

Berdasarkan Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/1.0/E/2025 yang dirilis di Yogyakarta pada 22 September 2025, ditetapkan bahwa:

Dengan demikian, menurut keputusan tersebut, Lebaran 2026 jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Muhammadiyah menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal, yaitu perhitungan astronomis untuk menentukan posisi bulan.

Metode ini mengacu pada prinsip Kalender Hijriah Global Tunggal yang telah dibahas dalam Munas Tarjih ke-32 di Pekalongan tahun 2024.

Pendekatan ini memberikan kepastian waktu jauh hari sebelumnya sehingga memudahkan perencanaan ibadah dan kegiatan masyarakat.

Prediksi Idul Fitri 1447 H Versi Pemerintah

Sementara itu, berdasarkan kalender Hijriah serta ketentuan dalam SKB Tiga Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026, pemerintah memperkirakan Idul Fitri 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Namun, penetapan resmi tetap akan dilakukan melalui sidang isbat yang digelar Kementerian Agama Republik Indonesia menjelang akhir Ramadan.

Artinya, terdapat potensi perbedaan satu hari antara:

Perbedaan ini bukan hal baru dan telah beberapa kali terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

Jadwal Libur dan Cuti Bersama Lebaran 2026

Berdasarkan SKB Tiga Menteri Tahun 2026, jadwal libur Idul Fitri adalah:

Dengan susunan tersebut, masyarakat berpotensi menikmati libur panjang hingga lima hari berturut-turut, sangat ideal untuk mudik dan silaturahmi keluarga.

Metode Penentuan 1 Syawal: Rukyat dan Hisab

Perbedaan tanggal Lebaran umumnya dipengaruhi oleh metode penentuan awal bulan Hijriah.

  1. Metode Rukyat (Melihat Hilal)

Metode ini didasarkan pada hadis Nabi Muhammad ﷺ:

“Jika kalian melihat hilal maka berpuasalah, dan jika melihatnya maka berbukalah. Jika terhalang, maka sempurnakanlah hitungan menjadi tiga puluh hari.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalil ini menjadi dasar kuat dalam penetapan awal Ramadan dan Syawal. Al-Qur’an juga menyebutkan fungsi hilal sebagai penanda waktu ibadah dalam QS. Al-Baqarah ayat 189.

Sebagian besar ulama klasik menegaskan rukyat sebagai metode utama dalam menentukan awal bulan Hijriah.

  1. Metode Hisab

Muhammadiyah menggunakan pendekatan hisab hakiki wujudul hilal, yaitu perhitungan astronomi.

Jika hilal sudah memenuhi kriteria wujud, maka keesokan harinya ditetapkan sebagai awal bulan baru.

Metode ini dinilai memberikan kepastian kalender yang lebih terstruktur dan memudahkan perencanaan jangka panjang.

Mengapa Bisa Terjadi Perbedaan?

Perbedaan penetapan Lebaran dapat terjadi karena:

  1. Perbedaan kriteria visibilitas hilal
  2. Perbedaan metode rukyat dan hisab
  3. Perbedaan interpretasi dalil fiqih

Para ulama sepakat bahwa perbedaan ini termasuk ranah ijtihad yang dibenarkan dalam Islam.

Yang terpenting adalah menjaga persatuan dan ukhuwah Islamiyah, serta mengikuti keputusan otoritas masing-masing.

Dampak Lebaran 2026 bagi Mudik dan Ekonomi

Momentum Idul Fitri selalu berdampak besar pada:

Libur panjang pada Maret 2026 diprediksi meningkatkan mobilitas masyarakat secara signifikan. Oleh karena itu, masyarakat disarankan merencanakan perjalanan sejak dini. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#1 syawal #pemerintah #idul fitri #lebaran 2026 tanggal berapa #muhammadiyah