Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Anggaran Kemenhub 2026 Tembus Rp28,48 Triliun, Ini Prioritas Utamanya

Lugas Rumpakaadi • Kamis, 19 Februari 2026 | 16:15 WIB
Menhub RI Dudy Purwagandhi meninjau langsung evakuasi KA Argo Bromo Anggrek yang anjlok di emplasemen Stasiun Pegadenbaru, Subang.
Menhub RI Dudy Purwagandhi meninjau langsung evakuasi KA Argo Bromo Anggrek yang anjlok di emplasemen Stasiun Pegadenbaru, Subang.

RADARBANYUWANGI.ID - Kementerian Perhubungan (kemenhub) menetapkan anggaran tahun 2026 sebesar Rp28,48 triliun dengan fokus utama pada keselamatan transportasi, peningkatan konektivitas, serta dukungan terhadap program strategis nasional.

Kebijakan ini disampaikan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI di Jakarta.

Menurut Dudy, seluruh program kerja kemenhub 2026 dirancang untuk memastikan faktor keselamatan tetap menjadi prioritas, sekaligus meningkatkan kualitas layanan transportasi nasional.

Alokasi anggaran tersebut merujuk pada surat bersama Menteri Keuangan tertanggal 29 September 2025.

Dari total Rp28,48 triliun, distribusi anggaran mencakup Direktorat Jenderal Perhubungan Laut sebesar Rp9,6 triliun, Perkeretaapian Rp5,4 triliun, Perhubungan Darat dan Udara masing-masing Rp4,8 triliun, serta unit kerja lainnya.

Namun, berdasarkan arahan Presiden Prabowo Subianto, sebesar Rp1,35 triliun diutamakan untuk prioritas direktif presiden, sehingga pagu efektif menjadi Rp27,13 triliun.

Kemenhub juga mengawal sejumlah isu strategis nasional dengan estimasi kebutuhan Rp802,88 miliar.

Program tersebut meliputi percepatan pembangunan kawasan swasembada pangan, energi, dan air; stimulus ekonomi melalui diskon tarif transportasi saat Natal, Tahun Baru, dan Lebaran 2026; rehabilitasi pascabencana di Sumatera; serta dukungan penyelenggaraan Sekolah Rakyat.

Kebijakan penyesuaian anggaran dilakukan secara proporsional di seluruh unit eselon I tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik.

Langkah ini sekaligus memperkuat peran kemenhub dalam mendorong pemulihan ekonomi dan pemerataan pembangunan melalui sektor transportasi.

Sebagai catatan, realisasi APBN 2025 kemenhub telah mencapai 88,88 persen atau Rp28,68 triliun dari pagu efektif Rp32,27 triliun, menunjukkan kinerja anggaran yang solid menjelang 2026.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#transportasi #kemenhub #anggaran