RADARBANYUWANGI.ID - Umat Islam di wilayah Magelang dan sekitarnya mulai bersiap menyambut ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah yang jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
Salah satu persiapan penting adalah mengetahui jadwal imsakiyah dan waktu salat sebagai pedoman menjalankan ibadah harian selama bulan suci.
Jadwal waktu salat meliputi Subuh, Zuhur, Asar, Magrib, dan Isya menjadi acuan utama umat Muslim agar ibadah dapat dilaksanakan tepat waktu sesuai ketentuan syariat.
Selain itu, waktu imsak menjadi penanda batas akhir makan sahur sebelum memasuki waktu Subuh.
Data jadwal berikut mengacu pada rilis resmi Bimas Islam dari Kementerian Agama Republik Indonesia yang setiap tahun menerbitkan jadwal salat dan imsakiyah untuk berbagai wilayah di Indonesia.
Jadwal Imsakiyah Kabupaten Magelang Kamis 19 Februari 2026
• Imsak: 04.16 WIB
• Subuh: 04.26 WIB
• Terbit: 05.40 WIB
• Duha: 06.08 WIB
• Zuhur: 11.56 WIB
• Asar: 15.05 WIB
• Magrib: 18.06 WIB
• Isya’: 19.16 WIB
Jadwal Imsakiyah Kota Magelang Kamis 19 Februari 2026
• Imsak: 04.17 WIB
• Subuh: 04.27 WIB
• Terbit: 05.40 WIB
• Duha: 06.08 WIB
• Zuhur: 11.56 WIB
• Asar: 15.05 WIB
• Magrib: 18.05 WIB
• Isya’: 19.16 WIB
Perbedaan waktu antara kabupaten dan kota umumnya hanya beberapa menit karena faktor posisi geografis wilayah.
Pentingnya Mengetahui Jadwal Imsakiyah Saat Ramadan
Mengetahui jadwal imsakiyah secara tepat membantu umat Islam menjalankan ibadah puasa dengan lebih tertib dan khusyuk.
Waktu imsak bukanlah awal puasa, melainkan batas kehati-hatian sebelum Subuh tiba.
Sementara itu, waktu Magrib menjadi tanda berbuka puasa setelah seharian menahan diri dari makan, minum, serta hal-hal yang membatalkan puasa.
Selain puasa, ketepatan waktu juga penting dalam pelaksanaan salat wajib lima waktu yang memiliki ketentuan jelas dalam Islam.
Bacaan Niat Salat 5 Waktu Lengkap
Berikut bacaan niat salat lima waktu yang dapat menjadi panduan umat Islam.
Niat Salat Subuh
Munfarid (sendiri)
اُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَى
Ushalli fardhosh shubhi rok’ataini mustaqbilal qiblati adaa-an lillaahi ta’aala
Artinya: Aku berniat salat fardu Subuh dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.
Sebagai Imam
اُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً اِمَامًا ِللهِ تَعَالَى
Sebagai Makmum
اُصَلِّى فَرْضَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى
Niat Salat Zuhur
Munfarid
اُصَلّى فَرْضَ الظُّهْرِاَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَى
Sebagai Imam
اُصَلِّى فَرْضَ الظُّهْرِاَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً اِمَامًا ِللهِ تَعَالَى
Sebagai Makmum
اُصَلِّى فَرْضَ الظُّهْرِاَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى
Niat Salat Asar
Munfarid
أُصَلِّىْ فَرْضَ الْعَصْرِأَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْكِبْلَةِ اَدَاءًلِلهِ تَعَا لَى
Sebagai Imam
أُصَلِّىْ فَرْضَ الْعَصْرِأَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْكِبْلَةِ اِمَامًالِلهِ تَعَا لَى
Sebagai Makmum
أُصَلِّىْ فَرْضَ الْعَصْرِأَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْكِبْلَةِ مَأْمُوْمًالِلهِ تَعَا لَى
Niat Salat Magrib
Munfarid
اُصَلِّى فَرْضَ الْمَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَى
Sebagai Imam
اُصَلِّى فَرْضَ الْمَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً اِمَامًا ِللهِ تَعَالَى
Sebagai Makmum
اُصَلِّى فَرْضَ الْمَغْرِبِ ثَلاَثَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى
Niat Salat Isya
Munfarid
أُصَلِّىْ فَرْضَ الْعِشَاءِ اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْكِبْلَةِ اَدَاءًلِلهِ تَعَا لَى
Sebagai Imam
أُصَلِّىْ فَرْضَ الْعِشَاءِ اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْكِبْلَةِ اِمَامًا لِلهِ تَعَا لَى
Sebagai Makmum
أُصَلِّىْ فَرْضَ الْعِشَاءِ اَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مُسْتَقْبِلَ الْكِبْلَةِ مَأْمُوْمًا لِلهِ تَعَا لَى
Ramadan Momentum Peningkatan Ibadah
Dengan mengetahui jadwal imsakiyah dan waktu salat secara tepat, umat Muslim di Magelang dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih disiplin, tertib, dan penuh kekhusyukan.
Ramadan tidak hanya menjadi momentum menahan lapar dan dahaga, tetapi juga kesempatan memperbaiki kualitas ibadah, memperbanyak amal kebaikan, serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama. (*)
Editor : Ali Sodiqin