Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Didukung Clean Rivers, Banyuwangi Bangun Dua TPS3R Berkapasitas 50 Ton Layani 850 Ribu Jiwa

Tim Redaksi Radar Banyuwangi • Minggu, 15 Februari 2026 | 02:00 WIB
Tim Clean Rivers bertemu Bupati Ipuk Fiestiandani di Pendapa Sabha Swagata, Rabu (12/2). Mereka mengapresiasi Pemkab Banyuwangi atas komitmen dan dukungan pada sistem pengelolaan persampahan.
Tim Clean Rivers bertemu Bupati Ipuk Fiestiandani di Pendapa Sabha Swagata, Rabu (12/2). Mereka mengapresiasi Pemkab Banyuwangi atas komitmen dan dukungan pada sistem pengelolaan persampahan.

RADARBANYUWANGI.ID – Komitmen pengelolaan sampah berkelanjutan di Banyuwangi kembali mendapat dukungan internasional.

Organisasi nirlaba global Clean Rivers akan membantu pembangunan dua fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Program ini dijalankan bersama Project STOP yang telah beroperasi di Banyuwangi sejak 2017.

Kolaborasi tersebut bertujuan mewujudkan sistem pengelolaan sampah sirkular pertama di Indonesia yang mencakup seluruh wilayah kabupaten.

Target Operasi November 2026

Dua fasilitas TPS3R akan dibangun di wilayah Kecamatan Banyuwangi Kota dan Kecamatan Genteng dengan target beroperasi pada November 2026.

Kedua fasilitas dirancang memperkuat layanan pengangkutan dan pengolahan sampah di kawasan berpenduduk padat. Total jangkauan layanan diperkirakan mencapai 850 ribu jiwa.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Banyuwangi Dwi Handayani menjelaskan setiap TPS3R memiliki kapasitas 50 ton.

“TPS3R dirancang menggunakan teknologi untuk meminimalkan residu dan tidak menimbulkan bau,” ujarnya.

Dukungan Global untuk Banyuwangi Hijau

CEO Clean Rivers Deborah Baccus telah bertemu Bupati Ipuk Fiestiandani di Pendapa Sabha Swagata. Pertemuan juga dihadiri perwakilan Borealis dan Systemiq sebagai penggagas Project STOP.

Deborah mengapresiasi keseriusan Banyuwangi membangun sistem persampahan yang terstruktur dan berdampak luas.

“Kami mendukung inisiatif Banyuwangi karena berdampak ekonomi, lingkungan, dan sosial, bahkan berpotensi menjadi inspirasi global,” ungkapnya.

Buka Lapangan Kerja Baru

Bupati Ipuk Fiestiandani menilai kerja sama internasional ini akan mempercepat transformasi pengelolaan sampah daerah.

Selain meningkatkan akses layanan pengolahan sampah terpadu, proyek juga diproyeksikan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar lokasi fasilitas.

“Tidak hanya menyediakan sistem penanganan sampah terintegrasi, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru,” katanya.

Banyuwangi Menuju Sistem Sampah Modern

Program ini merupakan bagian dari Banyuwangi Hijau fase ketiga. Pemerintah daerah menyiapkan lahan dan sarana pendukung, sementara mitra global menyediakan dukungan teknis dan sistem pengelolaan.

Dengan hadirnya dua TPS3R berteknologi modern, Banyuwangi menargetkan pengurangan residu sampah secara signifikan sekaligus memperkuat ekonomi sirkular.

Langkah tersebut diharapkan menjadikan Banyuwangi sebagai model pengelolaan sampah terpadu di Indonesia bahkan dunia. (ray/aif)

Editor : Ali Sodiqin
#pengolahan sampah #TPS3R #banyuwangi #Clean Rivers