Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Pemerintah Janji Dukung Swasta, Sektor Padat Karya Jadi Prioritas

Lugas Rumpakaadi • Kamis, 12 Februari 2026 | 01:15 WIB
Pekerja PT Sritex mengucapkan selamat tinggal dan melambaikan tangan saat meninggalkan pabrik mereka yang dinyatakan pailit, Jumat (28/2/2025).
Pekerja PT Sritex mengucapkan selamat tinggal dan melambaikan tangan saat meninggalkan pabrik mereka yang dinyatakan pailit, Jumat (28/2/2025).

RADARBANYUWANGI.ID - Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergisitas dengan sektor swasta sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.

Hal ini disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi usai pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Menurut Prasetyo, pertemuan tersebut menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan peran pemerintah dan pelaku usaha dalam menghadapi tantangan ekonomi global.

Ia menyebut Presiden menerima berbagai masukan dari kalangan pengusaha.

“Beliau mendapatkan banyak masukan, kemudian juga mendapatkan input dari pengusaha yang intinya adalah bagaimana peran sektor swasta, pengusaha dan pemerintah ini, harus berjalan beriringan, Indonesia incorporated,” ujar Prasetyo, dikutip Antara, Rabu (11/2/2026).

Konsep Indonesia Incorporated ditekankan sebagai fondasi penguatan ekonomi nasional.

Kolaborasi erat antara pemerintah dan dunia usaha dinilai penting agar kebijakan ekonomi berjalan efektif dan mampu mendorong investasi, ekspansi industri, serta penciptaan lapangan kerja.

Prasetyo menegaskan bahwa sektor swasta yang kuat merupakan kunci pertumbuhan ekonomi.

“Disepakati bahwa sektor swasta yang kuat, maju, harus kita bantu. Kita dorong karena salah satu kunci ekonomi adalah di teman-teman swasta pengusaha ini,” jelasnya.

Dalam diskusi tersebut, para pengusaha juga menyoroti pentingnya pengembangan sektor padat karya seperti tekstil, garmen, dan alas kaki.

Penguatan sektor ini dinilai strategis untuk meningkatkan daya saing industri nasional sekaligus memperluas kesempatan kerja.

Selain itu, pemerintah dan pelaku usaha sepakat memperkuat orientasi pasar global.

Prasetyo menekankan bahwa daya saing produk nasional harus ditingkatkan agar mampu memanfaatkan peluang perdagangan internasional.

“Karena persaingan bisnis kita tidak bisa hanya mengandalkan aktif market di dalam negeri,” imbuhnya.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#ekonomi nasional #apindo #pemerintah