Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Prabowo Genjot Infrastruktur Bali: Bandara Bali Utara dan Tol Gilimanuk–Mengwi Jadi Prioritas Nasional

Ali Sodiqin • Minggu, 8 Februari 2026 | 13:00 WIB
Ilustrasi Desain Bandara Internasional Bali Utara.
Ilustrasi Desain Bandara Internasional Bali Utara.

RADARBANYUWANGI.ID - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa arah pembangunan nasional ke depan tidak semata mengejar pertumbuhan angka statistik, melainkan berfokus pada peningkatan kualitas hidup rakyat secara nyata.

Penegasan tersebut disampaikan Prabowo saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Senin (2/2).

Rakornas yang dihadiri ribuan kepala daerah, menteri, serta pimpinan lembaga negara itu menjadi momentum penting untuk menyelaraskan langkah pembangunan antara pemerintah pusat dan daerah dalam kerangka Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

“Pembangunan bukan sekadar angka pertumbuhan, tetapi bagaimana rakyat merasakan perubahan dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Prabowo dalam paparannya, seperti dikutip dari Radar Bali.

Asta Cita dan 17 Program Prioritas Nasional

Presiden menjelaskan, visi pembangunan nasional diturunkan melalui Asta Cita dan 17 program prioritas nasional yang menjadi pedoman kebijakan pemerintah lima tahun ke depan.

Seluruh pemerintah daerah diminta menjadikan arah tersebut sebagai acuan utama dalam menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Salah satu terobosan besar yang ditekankan Prabowo adalah program Sekolah Rakyat, sebuah sistem pendidikan berasrama bagi anak-anak dari keluarga paling tidak mampu.

“Hingga saat ini, rintisan Sekolah Rakyat sudah hadir di 166 lokasi, termasuk wilayah Bali–Nusa Tenggara, dan akan terus diperluas dengan target 500 sekolah pada 2029,” ujar Prabowo.

Program ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memutus rantai kemiskinan struktural melalui pendidikan berkualitas dan berkelanjutan.

Proyek Strategis Nasional di Bali Masuk RPJMN 2025–2029

Sejalan dengan arahan Presiden terkait sinergi pusat dan daerah, pemerintah telah menetapkan sejumlah proyek strategis nasional (PSN) di Provinsi Bali melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2025.

Pembangunan di Pulau Dewata difokuskan pada penguatan infrastruktur transportasi, sektor maritim, serta kawasan budaya, guna menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan berkelanjutan.

1. Transformasi Infrastruktur Transportasi

Pemerintah menaruh perhatian besar pada konektivitas untuk mengurai kepadatan Bali Selatan sekaligus menghidupkan ekonomi Bali Utara dan Barat. Beberapa proyek utama antara lain:

2. Penguatan Fasilitas Maritim dan Logistik

Sektor kelautan dan kepelabuhanan juga menjadi prioritas guna mendukung ketahanan pangan dan pariwisata premium:

3. Pengembangan Kawasan Strategis dan Budaya

Pembangunan Bali tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjaga identitas budaya dan kelestarian lingkungan:

Sinergi Pusat-Daerah Menuju Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan bahwa tahun 2026 merupakan tahun kedua implementasi RPJMN 2025–2029.

Rakornas yang diikuti 4.011 peserta ini menjadi wadah strategis untuk memastikan keselarasan kebijakan antara pusat dan daerah.

“Kita ingin seluruh daerah bergerak dalam satu irama untuk mendukung visi Presiden,” kata Tito.

Khusus untuk Bali, fokus operasional pada 2025–2026 meliputi penyelesaian pembebasan lahan Tol Gilimanuk–Mengwi serta feasibility study dan AMDAL Bandara Bali Utara.

Langkah-langkah tersebut diharapkan mampu mendorong transformasi ekonomi Bali secara lebih merata dan berkelanjutan, dengan target pertumbuhan ekonomi mencapai 8 persen pada 2029 melalui penyelarasan RPJMD dengan kebijakan nasional.

Dengan sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah, pembangunan Bali diharapkan tidak hanya memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata dunia, tetapi juga sebagai wilayah dengan kualitas hidup masyarakat yang semakin baik. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#Proyek Strategis Nasional #bali #Presiden Prabowo