RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun menindak tegas aksi vandalisme berupa pelemparan batu terhadap kereta api Jayakarta Premium relasi Surabaya Gubeng–Pasar Senen.
Insiden tersebut terjadi pada Sabtu (24/1/2026) di petak jalan Bagor–Saradan dan sempat mengganggu kenyamanan serta keselamatan perjalanan.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa setelah menerima laporan kejadian, tim pengamanan langsung bergerak cepat ke lokasi.
Tim tersebut terdiri dari jajaran Deputi Pengamanan, kepala regu, serta personel Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska).
“Petugas melakukan penyisiran di sekitar KM 120+7 petak Bagor–Nganjuk dan berhasil mengamankan empat anak yang diduga terlibat dalam aksi pelemparan batu,” ujar Tohari, Senin (26/1/2026).
Dari hasil pemeriksaan awal, dua dari empat anak tersebut mengakui perbuatannya.
Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi dan petugas lapangan, aksi tersebut menyebabkan kaca pecah pada rangkaian Kereta Jayakarta Premium 6 dengan nomor sarana K301733 TD di posisi 16Ab–17Ab.
Para terduga pelaku kemudian dibawa ke Stasiun Nganjuk untuk dimintai keterangan lebih lanjut dan selanjutnya diserahkan kepada Polsek Nganjuk Kota dengan pendampingan masing-masing orang tua.
Melalui koordinasi dengan pihak kepolisian, disepakati penyelesaian perkara melalui jalur mediasi.
Orang tua pelaku diwajibkan mengganti biaya kerusakan kaca sebagai bentuk pembelajaran, efek jera, serta komitmen pengawasan yang lebih ketat terhadap anak-anak mereka.
Sebagai langkah preventif, KAI Daop 7 Madiun juga merencanakan kegiatan sosialisasi keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api ke sekolah para pelaku pada pekan berikutnya.
Sosialisasi ini bertujuan memberikan edukasi sejak dini mengenai bahaya serta konsekuensi hukum dari tindakan pelemparan terhadap kereta api yang sedang melintas.
“KAI sangat menyayangkan masih terjadinya aksi vandalisme terhadap kereta api. Tindakan ini sangat berbahaya, tidak hanya bagi awak dan penumpang, tetapi juga berisiko serius bagi pelaku,” tegas Tohari.
KAI Daop 7 Madiun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif menjaga keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api.
Masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas berbahaya di sekitar jalur rel serta segera melaporkan kepada petugas apabila melihat potensi gangguan keamanan di lingkungan perkeretaapian.
Editor : Lugas Rumpakaadi