Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tol Probolinggo–Banyuwangi Belah Perbukitan Paiton, Panorama Pantura Terhampar Indah dari Atas Proyek Prosiwangi

Ali Sodiqin • Sabtu, 24 Januari 2026 | 15:30 WIB
Progres jalan Tol Probowangi di Kawasan Banyuglugur, Situbondo, perbatasan dengan Paiton Probolinggo.
Progres jalan Tol Probowangi di Kawasan Banyuglugur, Situbondo, perbatasan dengan Paiton Probolinggo.

RADARBANYUWANGI.ID - Proyek jalan tol Trans Jawa ruas Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi) tak hanya menghadirkan konektivitas baru, tetapi juga menyuguhkan keindahan lanskap alam Jawa Timur bagian timur.

Jalur tol ini dirancang melintasi perbukitan di kawasan Paiton hingga Banyuglugur, membuka sudut pandang baru yang mempertemukan hijau perbukitan dan birunya laut Pantura.

Keindahan tersebut mulai terlihat seiring beredarnya video progres pembangunan yang diunggah akun Instagram resmi proyek, @tolproban.wskt.

Dari rekaman tersebut, tampak jelas bagaimana badan jalan tol perlahan membelah bukit, membentuk garis panjang yang mengikuti kontur alam.

Tol di Atas Bukit, Laut Terbentang di Sisi Utara

Berdasarkan pantauan RadarSitubondo.id, sejumlah alat berat terlihat bekerja di kawasan perbukitan di sebelah selatan PLTU Paiton.

Di balik aktivitas konstruksi yang masif, terbentang pemandangan alam yang memikat.

Dari ketinggian bukit, garis Pantura terlihat jelas, memanjang sejauh mata memandang.

Perpaduan bukit hijau, hamparan laut biru, dan jalur tol yang tengah dibangun menciptakan panorama yang jarang dijumpai pada proyek infrastruktur berskala besar.

Meski lokasi pasti pintu keluar tol belum diumumkan, pondasi dan struktur awal jalan tol sudah mulai tampak, membentuk jalur yang kelak akan menjadi salah satu ruas tol dengan pemandangan terindah di Jawa Timur.

Tampora dan Banyuglugur, Jalur Tol Bernuansa Wisata

Pengerjaan tol Prosiwangi kini juga memasuki kawasan Tampora, Kecamatan Banyuglugur, Situbondo.

Wilayah ini dikenal dengan karakter alamnya yang khas—perbukitan di satu sisi dan laut lepas di sisi lainnya.

Kondisi tersebut menjadikan ruas tol ini bukan sekadar jalur cepat, tetapi juga koridor visual yang menawarkan pengalaman berkendara berbeda.

Saat melintas nanti, pengguna tol diproyeksikan dapat menikmati pemandangan pantai dari atas bukit, sebuah sensasi yang biasanya hanya bisa dirasakan dari jalur wisata.

Sejumlah akun media sosial seperti @explorewisataprobolinggo dan @situbondoinfo turut membagikan cuplikan keindahan proyek tol ini, memperlihatkan bagaimana jalan tol membentang di tengah alam yang masih asri.

Ruas Paiton–Besuki, Harmoni Infrastruktur dan Alam

Mengacu pada informasi dari Jasa Marga Probowangi Official, ruas Paiton–Besuki memiliki panjang sekitar 25,6 kilometer.

Ruas ini mayoritas berada di kawasan perbukitan, sehingga dirancang dengan mempertimbangkan kontur alami agar tetap selaras dengan lingkungan sekitar.

Dalam video progres, terlihat jelas jalur tol yang berkelok mengikuti bukit, menciptakan pemandangan dramatis yang kontras dengan birunya laut di kejauhan.

Ke depan, jalur ini diyakini akan menjadi salah satu ikon baru perjalanan darat di Jawa Timur.

Lebih dari Sekadar Jalan Tol

Tol Probolinggo–Banyuwangi bukan hanya tentang memangkas jarak dan waktu tempuh.

Proyek ini juga menghadirkan wajah baru infrastruktur yang berpadu dengan alam, menghadirkan keindahan visual bagi pengguna jalan.

Ketika rampung nanti, perjalanan dari Probolinggo menuju Situbondo hingga Banyuwangi tak lagi sekadar cepat, tetapi juga menyenangkan.

Jalur tol di atas bukit dengan latar laut Pantura akan menjadi pengalaman tersendiri, menjadikan Prosiwangi sebagai tol yang tidak hanya fungsional, tetapi juga memanjakan mata. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#jalan tol #situbondo #pantura #paiton #tol prosiwangi #probolinggo #panorama pantai #banyuwangi