Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Cuaca Ekstrem Mengintai, Ini Strategi KAI Daop 7 Madiun Jaga Keselamatan Kereta Api

Lugas Rumpakaadi • Jumat, 23 Januari 2026 | 07:15 WIB
KAI Daop 7 Madiun tingkatkan mitigasi prasarana dan kesiapsiagaan hadapi cuaca ekstrem.
KAI Daop 7 Madiun tingkatkan mitigasi prasarana dan kesiapsiagaan hadapi cuaca ekstrem.

RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun meningkatkan langkah mitigasi dan kesiapsiagaan prasarana guna mengantisipasi potensi gangguan perjalanan kereta api akibat cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi.

Langkah tersebut dilakukan sebagai respons atas informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait kondisi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi di sejumlah wilayah.

KAI Daop 7 Madiun mengambil upaya proaktif untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan perjalanan kereta api tetap terjaga.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, di Madiun, Kamis (22/1/2026), menyampaikan bahwa keselamatan perjalanan kereta api menjadi prioritas utama perusahaan dalam setiap kondisi operasional.

“Keselamatan perjalanan KA adalah prioritas utama kami. Oleh karena itu, kami melakukan mitigasi terukur dan menyiagakan personel di lapangan untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem,” ujar Tohari.

Deteksi Dini dan Pemetaan Titik Rawan

Sebagai bagian dari mitigasi, KAI Daop 7 Madiun melakukan sejumlah prosedur deteksi dini.

Di antaranya adalah pemantauan intensif terhadap kondisi jalur rel serta sistem persinyalan agar tetap berfungsi optimal meskipun dalam kondisi hujan deras.

Selain itu, dilakukan pemetaan ulang titik-titik rawan dengan mengidentifikasi lokasi yang berpotensi mengalami banjir dan tanah longsor di sepanjang wilayah kerja Daop 7 Madiun.

Data tersebut menjadi dasar dalam pengambilan langkah pencegahan dan penanganan cepat apabila terjadi gangguan.

KAI Daop 7 Madiun juga menjalin koordinasi aktif dengan BMKG untuk memperoleh prakiraan cuaca secara real-time.

Informasi cuaca tersebut digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan operasional guna meminimalkan risiko terhadap perjalanan kereta api.

Kesiapsiagaan Prasarana dan Personel

Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan, KAI Daop 7 Madiun melakukan normalisasi saluran air dengan membersihkan dan menata sistem drainase di sekitar jalur kereta api.

Upaya ini bertujuan mencegah genangan air yang berpotensi mengganggu struktur jalan rel.

Selain itu, pemangkasan pohon di sepanjang jalur rel terus dilakukan untuk menghindari risiko pohon tumbang yang dapat menghambat perjalanan kereta api.

KAI juga menempatkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) di titik-titik strategis.

“AMUS ini berisi material seperti pasir, batu balast, dan bantalan rel yang siap dikerahkan sewaktu-waktu jika terjadi gangguan,” jelas Tohari.

Komitmen Layanan di Tengah Tantangan Cuaca

KAI Daop 7 Madiun menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan layanan dan fasilitas bagi pelanggan, meskipun dihadapkan pada tantangan cuaca ekstrem.

Personel disiagakan selama 24 jam di lapangan guna memastikan respons cepat terhadap setiap potensi gangguan.

“Kami berupaya maksimal meminimalkan dampak cuaca ekstrem melalui kesiapsiagaan personel 24 jam di lapangan,” pungkas Tohari.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Daop 7 Madiun #KAI #Mitigasi #cuaca ekstrem #Kereta Api