Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Hujan Lebat dan Angin Kencang Mengancam, BMKG Ungkap Daftar Daerah Berisiko

Lugas Rumpakaadi • Rabu, 21 Januari 2026 | 11:42 WIB
BMKG peringatkan potensi cuaca ekstrem akhir Januari 2026.
BMKG peringatkan potensi cuaca ekstrem akhir Januari 2026.

RADARBANYUWANGI.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi menjelang akhir Januari 2026.

Sejumlah wilayah di Indonesia, khususnya bagian selatan dan Provinsi Jawa Timur, berpotensi mengalami hujan lebat yang dapat disertai petir, angin kencang, serta hujan berdurasi panjang.

Faktor Penyebab Cuaca Ekstrem Menurut BMKG

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa kondisi cuaca ekstrem dipicu oleh kombinasi beberapa fenomena atmosfer yang aktif secara bersamaan.

Faktor utama yang berperan antara lain:

“Gabungan faktor ini memicu pertumbuhan awan hujan secara masif dan meningkatkan potensi cuaca ekstrem, terutama di wilayah Indonesia bagian selatan,” ujar Teuku Faisal, Senin (20/1/2026).

Wilayah Indonesia yang Perlu Meningkatkan Kewaspadaan

BMKG mencatat wilayah yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem pada periode 21–26 Januari 2026 meliputi:

Wilayah-wilayah tersebut diprakirakan mengalami hujan lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang, sehingga berpotensi menimbulkan gangguan aktivitas masyarakat.

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Jawa Timur 21–30 Januari 2026

Secara khusus, BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Jawa Timur selama periode 21–30 Januari 2026.

Seluruh wilayah Jawa Timur saat ini telah memasuki musim hujan, bahkan beberapa daerah diperkirakan berada pada fase puncak musim hujan.

Cuaca ekstrem di Jawa Timur dipengaruhi oleh:

Kombinasi faktor tersebut meningkatkan potensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang.

Daftar Wilayah Jawa Timur Berpotensi Cuaca Ekstrem

BMKG Juanda mencatat sejumlah kabupaten dan kota yang perlu meningkatkan kewaspadaan, antara lain:

Banyuwangi, Bondowoso, Jember, Situbondo, Lumajang, Malang, Pasuruan, Probolinggo, Kota Batu, Kota Malang, Kediri, Blitar, Tulungagung, Trenggalek, Pacitan, Ponorogo, Magetan, Ngawi, Madiun, Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Gresik, Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep, Sidoarjo, Mojokerto, Jombang, Nganjuk, serta Kota Surabaya, Kota Mojokerto, Kota Blitar, Kota Probolinggo, dan Kota Madiun.

Dampak yang Berpotensi Terjadi

BMKG mengingatkan bahwa cuaca ekstrem berpotensi menimbulkan berbagai bencana hidrometeorologi, antara lain:

Wilayah dengan topografi curam dan daerah aliran sungai diminta meningkatkan kewaspadaan lebih tinggi.

Imbauan BMKG kepada Masyarakat

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, namun tidak mengabaikan kewaspadaan.

Beberapa langkah yang dianjurkan antara lain:

BMKG juga menganjurkan masyarakat untuk rutin memantau informasi cuaca terkini melalui radar cuaca WOFI di laman resmi Stasiun Meteorologi Juanda serta mengikuti peringatan dini yang dikeluarkan 2–3 jam hingga 3 hari sebelum kejadian.

“Kesiapsiagaan menjadi kunci utama untuk meminimalkan risiko bencana hidrometeorologi,” tegas Teuku Faisal Fathani.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#banjir #bmkg #hujan lebat #cuaca ekstrem #angin kencang