Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

KAI Bergerak Cepat 24 Jam, Begini Proses Pemulihan Jalur Kereta Api Akibat Cuaca Ekstrem

Lugas Rumpakaadi • Rabu, 21 Januari 2026 | 08:53 WIB
Operasional KAI berangsur pulih pascabanjir.
Operasional KAI berangsur pulih pascabanjir.

RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan bahwa pemulihan operasional perjalanan kereta api pascapenanganan banjir dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah terus menunjukkan perkembangan yang positif.

Secara bertahap, operasional perjalanan kereta api kembali normal, ditandai dengan menurunnya tingkat keterlambatan dari hari ke hari.

Pemulihan ini menjadi fokus utama KAI setelah sejumlah lintas terdampak curah hujan tinggi, khususnya di wilayah Pulau Jawa.

Meski demikian, KAI tetap mengedepankan aspek keselamatan dengan memberlakukan pembatalan terbatas pada beberapa perjalanan kereta api.

Ketepatan Waktu Kereta Api Meningkat Signifikan

Perbaikan kondisi operasional tercermin dari capaian ketepatan waktu atau On Time Performance (OTP) Kereta Api Jarak Jauh pada periode 19 Januari 2026 pukul 12.00 WIB hingga 20 Januari 2026 pukul 08.00 WIB.

Dari total 227 perjalanan kereta api yang berangkat, sebanyak 216 perjalanan atau 95,15 persen tercatat berangkat tepat waktu.

Sementara itu, 11 perjalanan mengalami keterlambatan.

Untuk kedatangan, dari 244 perjalanan kereta api, sebanyak 209 perjalanan atau 85,66 persen tiba tepat waktu, sedangkan 35 perjalanan lainnya mengalami keterlambatan.

Data tersebut menunjukkan tren perbaikan yang konsisten dibandingkan hari-hari sebelumnya.

Pembatalan Perjalanan sebagai Langkah Penguatan Keselamatan

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa meskipun kondisi operasional terus membaik, KAI masih melakukan pembatalan sejumlah perjalanan kereta api pada Selasa (20/1/2026), serta sebagian perjalanan pada Rabu (21/1/2026).

Pembatalan tersebut merupakan langkah kehati-hatian seiring dengan masih berlangsungnya pemeriksaan lanjutan terhadap sarana dan prasarana yang terdampak cuaca ekstrem dan banjir.

“Pemulihan operasional terus berjalan dan kelambatan perjalanan semakin terkendali. Namun, keselamatan pelanggan dan petugas tetap menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, masih dilakukan pembatalan terbatas sebagai langkah penguatan keselamatan,” ujar Anne.

Penanganan Prasarana Dilakukan 24 Jam Nonstop

Dalam rangka memastikan keselamatan perjalanan, KAI mengerahkan ratusan personel prasarana dan operasional yang bekerja selama 24 jam dalam tiga shift.

Penanganan dilakukan secara intensif di titik-titik lintasan yang terdampak.

Upaya tersebut meliputi pemeriksaan lanjutan kondisi rel, penguatan struktur jalur, pengangkatan dan perapihan track, serta penyempurnaan sistem drainase.

Seluruh langkah ini dilakukan untuk memastikan lintasan benar-benar aman sebelum kereta api kembali melintas dengan kecepatan normal.

Wilayah Terdampak Cuaca Ekstrem

KAI menjelaskan bahwa gangguan operasional sebelumnya dipicu oleh curah hujan tinggi dan cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah, khususnya di lintas Daop 4 Semarang dan Daop 1 Jakarta.

Salah satu titik yang terdampak cukup serius berada di petak jalan Pekalongan–Sragi akibat luapan sungai dan jebolnya tanggul.

Kondisi tersebut mengharuskan KAI menerapkan pengaturan operasional khusus serta pemeriksaan teknis berlapis guna memastikan lintasan dan sarana dalam kondisi aman sebelum dilalui kereta api.

Daftar Kereta Api Batal

Kereta Api Batal Selasa, 20 Januari 2026:

Kereta Api Batal Rabu, 21 Januari 2026:

Sementara itu, perjalanan kereta api lainnya tetap beroperasi sesuai pengaturan operasional yang telah disesuaikan dengan hasil evaluasi teknis di lapangan.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#KAI #cuaca ekstrem #Kereta Api