RADARBANYUWANGI.ID - Pembangunan jalan tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) memasuki tahapan akhir menjelang target operasional pertengahan 2026.
Ruas tol ini menjadi bagian pamungkas dari tol trans Jawa, yang sejak beberapa tahun lalu telah dibangun secara bertahap dari Probolinggo hingga Situbondo.
Menurut Hima Jaya, Humas PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi, progres penyelesaian beberapa paket jalan tol belum rampung secara keseluruhan.
“Beberapa bagian, misalnya paket 1, masih dalam proses pre hand over (HAO) atau serah terima pekerjaan sementara. Paket 3 juga belum rampung, terutama konstruksi jalan dan jembatan,” jelasnya.
Tahapan Pengerjaan yang Masih Berlanjut
Meskipun sebagian ruas tol sudah fungsional, seperti yang terlihat saat libur Natal 2025 dan awal tahun 2026, beberapa paket masih membutuhkan penyelesaian akhir konstruksi.
Paket 1 fokus pada perbaikan HAO, sementara paket 3 meliputi pekerjaan jalan dan jembatan yang menjadi titik krusial bagi kelancaran operasional tol.
Hima Jaya menambahkan, target awal pembukaan tol sempat direncanakan Februari 2026, namun hingga pertengahan Januari 2026, masih belum ada kejelasan tanggal resmi pembukaan.
Meski demikian, seluruh pihak optimistis jalan tol Prosiwangi bisa beroperasi pada pertengahan tahun 2026, sekaligus menyempurnakan konektivitas di Jawa Timur bagian timur.
Tol Prosiwangi, Rute Pamungkas Tol Trans Jawa
Jalan tol Prosiwangi menjadi jalur strategis terakhir dari tol trans Jawa, menghubungkan Probolinggo hingga Banyuwangi.
Kehadiran tol ini diharapkan meningkatkan mobilitas masyarakat, distribusi logistik, dan peluang ekonomi regional.
Sejak pembangunan dimulai beberapa tahun lalu, tol Prosiwangi telah mengalami beberapa tahap progres konstruksi, mulai dari pembebasan lahan, pembangunan jembatan, hingga pengecoran ruas jalan.
Keterlibatan kontraktor besar dan sub kontraktor profesional memastikan kualitas jalan tol memenuhi standar nasional.
Harapan Pengoperasian
Dengan progres yang masih berlangsung pada paket 1 dan paket 3, target operasional pertengahan 2026 diharapkan tetap realistis.
Jalan tol ini tidak hanya mempermudah perjalanan dari Probolinggo hingga Banyuwangi, tetapi juga menjadi tol strategis nasional, menghubungkan jalur logistik, pariwisata, dan kawasan industri.
Humas PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi menekankan bahwa meski beberapa paket masih dalam tahap konstruksi, tol Prosiwangi tetap aman dan dapat dilalui secara fungsional pada event tertentu, sambil menunggu rampungnya pengerjaan penuh. (*)
Editor : Ali Sodiqin