RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang terus melakukan pemulihan operasional pascagenangan air di jalur kereta api wilayah Pantura.
Pada Selasa (20/1/2026), KAI Daop 4 Semarang resmi meningkatkan kecepatan perjalanan kereta api yang melintasi petak jalan Pekalongan-Sragi sebagai bagian dari proses normalisasi prasarana.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan bahwa mulai pukul 10.00 WIB, kecepatan perjalanan kereta api pada jalur hulu telah ditingkatkan menjadi 40 km/jam.
Sementara itu, untuk jalur hilir, kecepatan masih dibatasi hingga 30 km/jam.
“Kebijakan ini diterapkan karena pada jalur hilir masih dilakukan pemantauan dan penanganan lanjutan guna memastikan stabilitas prasarana tetap terjaga,” ujar Luqman.
Proses Pemulihan Dilakukan Bertahap
Peningkatan kecepatan tersebut merupakan hasil dari berbagai upaya penanganan dan pemeriksaan intensif yang dilakukan oleh petugas KAI pada lokasi yang sebelumnya terdampak genangan air.
Langkah ini sekaligus menjadi indikator positif bahwa kondisi jalur menunjukkan perkembangan ke arah yang lebih stabil.
Menurut Luqman, proses pemulihan operasional tidak dapat dilakukan secara instan dan harus melalui tahapan yang mengedepankan aspek keselamatan perjalanan kereta api.
“Meski peningkatan kecepatan masih dilakukan secara terbatas, hal ini menjadi indikator bahwa kondisi jalur terus membaik dengan tetap mengutamakan keselamatan,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa keselamatan pelanggan dan perjalanan kereta api tetap menjadi prioritas utama KAI.
Oleh karena itu, penyesuaian kecepatan akan terus dievaluasi dan ditingkatkan secara bertahap sesuai hasil pemantauan di lapangan.
Perjalanan Awal Daop 4 Sudah Normal
Luqman menambahkan bahwa pada Selasa (20/1/2026), perjalanan kereta api dengan keberangkatan awal dari wilayah Daop 4 Semarang telah kembali normal.
Tidak terdapat pembatalan perjalanan maupun kelambatan tinggi untuk KA-KA yang berangkat dari wilayah tersebut.
Namun demikian, masih terdapat dua kereta api yang dibatalkan operasinya saat melintas di wilayah Daop 4 Semarang, yaitu:
- KA 7004 Sembrani Tambahan relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi
- KA 2B Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi
Kedua kereta api tersebut tetap melayani naik dan turun penumpang di stasiun-stasiun wilayah Daop 4 Semarang sesuai ketentuan yang berlaku.
KAI Sampaikan Permohonan Maaf
Atas kondisi tersebut, KAI Daop 4 Semarang menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Petugas masih terus berupaya melakukan normalisasi jalur KA di petak Pekalongan-Sragi. Kami berharap jalur dapat segera pulih sepenuhnya sehingga perjalanan kereta api kembali normal seperti sedia kala,” pungkas Luqman.
Editor : Lugas Rumpakaadi