RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung mengonfirmasi masih melakukan pembatalan perjalanan tiga kereta api jarak jauh pada Senin (19/1/2026).
Pembatalan tersebut tetap dilakukan meskipun jalur rel di wilayah Daop 1 Jakarta dan Daop 4 Semarang yang sebelumnya lumpuh total akibat banjir kini sudah kembali dapat dilalui.
Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menjelaskan bahwa keputusan pembatalan bukan disebabkan oleh kondisi jalur yang belum siap.
Pembatalan justru merupakan dampak dari proses normalisasi operasional dan penataan ulang rangkaian kereta atau rolling stock yang sempat tertahan di berbagai lokasi akibat gangguan banjir.
Menurut Kuswardojo, pemulihan operasional kereta api tidak dapat dilakukan secara instan setelah air surut.
Posisi rangkaian kereta harus dikembalikan terlebih dahulu ke stasiun keberangkatan awal secara bertahap agar pola operasi kembali normal.
“Meskipun kondisi jalur di wilayah terdampak telah berangsur pulih, KAI Daop 2 Bandung tetap melakukan normalisasi operasional dan penataan rangkaian kereta api secara bertahap. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keselamatan perjalanan, keandalan operasional, serta pelayanan kepada pelanggan tetap terjaga dengan baik,” ujar Kuswardojo.
Daftar Kereta Api yang Dibatalkan
Adapun tiga kereta api yang dibatalkan keberangkatannya dari wilayah Daop 2 Bandung pada hari ini melayani rute-rute favorit menuju Jakarta dan Semarang, yaitu:
- KA (137) Parahyangan relasi Bandung–Gambir, jadwal keberangkatan pukul 13.05 WIB.
- KA (129) Papandayan relasi Garut–Gambir, berangkat dari Stasiun Garut pukul 12.40 WIB dan dari Stasiun Bandung pukul 14.54 WIB.
- KA (173–172) Ciremai relasi Bandung–Cikampek–Semarang Tawang, jadwal keberangkatan pukul 16.55 WIB.
Kuswardojo menegaskan bahwa penyesuaian ini mutlak diperlukan agar jadwal perjalanan pada hari-hari berikutnya dapat kembali stabil tanpa terkendala ketersediaan rangkaian kereta.
Hak Penumpang Tetap Terjamin
KAI memastikan hak pelanggan tetap terlindungi sepenuhnya.
Penumpang yang terdampak pembatalan berhak memperoleh pengembalian bea tiket atau refund sebesar 100 persen di luar bea pemesanan.
Untuk memudahkan proses dan menghindari penumpukan antrean di stasiun, KAI menyediakan berbagai kanal pengurusan pembatalan tiket, mulai dari loket stasiun, layanan daring, Contact Center KAI 121, hingga aplikasi Access by KAI.
“Proses pembatalan dan pengembalian bea tiket dapat dilakukan melalui loket stasiun, layanan online, Contact Center KAI 121, maupun aplikasi Access by KAI,” jelas Kuswardojo.
KAI juga memberikan waktu yang cukup longgar bagi pelanggan untuk mengurus pengembalian dana, yakni hingga tujuh hari atau 7x24 jam sejak tanggal dan jam keberangkatan yang tercantum pada tiket.
Pengawasan Jalur Terus Dilakukan
Saat ini, petugas prasarana di wilayah Daop 1 Jakarta dan Daop 4 Semarang terus melakukan pengawasan intensif untuk memastikan jalur rel yang baru pulih dari genangan air benar-benar aman dan memenuhi standar keselamatan perjalanan kereta api.
KAI Daop 2 Bandung mengimbau masyarakat agar terus memantau informasi terbaru melalui kanal resmi KAI, mengingat kondisi operasional masih dalam tahap pemulihan pascabanjir.
Editor : Lugas Rumpakaadi