RADARBANYUWANGI.ID - Pembangunan jalan tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) menjadi proyek strategis yang menuntut kualitas pengerjaan tinggi, mengingat tol ini nantinya akan dilalui ribuan kendaraan setiap harinya.
Tidak hanya melibatkan kontraktor ternama dan sejumlah sub kontraktor, pengerjaan tol Prosiwangi juga diawasi langsung oleh lembaga pengawas profesional.
Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan konstruksi memenuhi prosedur, standar keselamatan, dan kualitas jalan tol modern.
Menurut akun Instagram resmi @pp_probowangi3, pengerjaan paket III proyek tol Prosiwangi diawasi oleh konsultan supervisi.
“Pengawasan paket III dilakukan oleh konsultan supervisi,” bunyi keterangannya.
Dua Lembaga Pengawas Profesional
Dalam proyek ini, ada dua lembaga besar yang ditunjuk untuk pengawasan, yaitu:
- PT Eskapindo Matra
- PT Parama Karya Mandiri, KSO
Kedua lembaga tersebut memiliki reputasi dan pengalaman luas dalam mengawasi proyek infrastruktur skala besar.
Peran mereka sangat penting dalam memastikan pengerjaan tol dari Paiton hingga Besuki, Situbondo berjalan sesuai prosedur, mulai dari kualitas material, konstruksi jalan, hingga keselamatan pekerja di lapangan.
Fokus pada Paket III
Pengawasan ini khusus untuk paket III, yaitu pembangunan tol yang sementara ini baru sampai di Situbondo Barat.
Tahapan ini menjadi krusial karena jalan tol bagian ini akan menjadi jalur utama bagi kendaraan menuju Situbondo, dan kualitas pengerjaan menentukan keamanan dan kenyamanan pengguna.
Keterlibatan lembaga pengawas profesional juga menjadi jaminan bahwa pengerjaan tidak hanya cepat selesai, tetapi sesuai standar nasional, mengingat tol ini merupakan bagian dari proyek strategis nasional (PSN) yang mendukung konektivitas di Jawa Timur bagian timur.
Harapan dari Proyek Tol Prosiwangi
Dengan pengawasan yang ketat dari dua lembaga berpengalaman dan pengerjaan oleh kontraktor besar serta sub kontraktor, diharapkan jalan tol Prosiwangi paket III memenuhi standar kualitas tinggi.
Hal ini penting agar tol dapat berfungsi optimal, mengurangi kemacetan, mendukung distribusi logistik, dan memacu pertumbuhan ekonomi lokal.
Sementara pembangunan tol Prosiwangi baru berhenti di Situbondo Barat, pemerintah dan pihak operator memastikan bahwa proses perpanjangan hingga Banyuwangi tetap dalam rencana, dengan pengawasan profesional sebagai jaminan kualitas. (*)
Editor : Ali Sodiqin