Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Viral Menyamar Pramugari Batik Air, Khairun Nisa Ditawari Sekolah Gratis oleh Aeronef Academy

Ali Sodiqin • Jumat, 16 Januari 2026 | 21:30 WIB

Nisya, 23 tahun, meminta maaf setelah video dirinya yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air viral di media sosial.
Nisya, 23 tahun, meminta maaf setelah video dirinya yang berpura-pura menjadi pramugari Batik Air viral di media sosial.

RADARBANYUWANGI.ID - Nasib baik menghampiri Khairun Nisa (23), warga Muara Kuang, Sumatera Selatan, yang sempat viral di media sosial usai ketahuan menyamar sebagai pramugari maskapai Batik Air.

Di tengah polemik dan sorotan publik, Nisa justru mendapatkan kesempatan langka berupa tawaran pendidikan pramugari secara gratis dari Aeronef Academy.

Tawaran tersebut disampaikan langsung oleh Aeronef Academy melalui unggahan di akun Instagram resminya, yang dikutip pada Selasa (13/1/2026).

Dalam unggahan tersebut, lembaga pelatihan pramugari yang berlokasi di Kota Kediri, Jawa Timur, menyatakan siap memberikan pendidikan dan pelatihan pramugari tanpa dipungut biaya kepada Nisa.

“Beberapa waktu lalu, kita semua mendengar kisah Kak Nisa dari Palembang. Perjuangan dan semangatnya untuk membahagiakan orang tua sangat menyentuh hati. Kami di Aeronef Indonesia percaya bahwa niat baik layak mendapatkan jalan yang tepat,” tulis Aeronef Academy dalam unggahannya.

Pihak Aeronef Academy menilai, meski langkah yang diambil Nisa sebelumnya keliru, namun semangat dan cita-citanya untuk menjadi seorang pramugari patut diapresiasi.

Oleh karena itu, mereka ingin membantu Nisa menempuh jalur yang benar dan profesional.

“Kami ingin membantu Kak Nisa mewujudkan mimpi mengenakan seragam pramugari yang sesungguhnya dengan bekal ilmu dan sertifikasi resmi,” lanjut pernyataan tersebut.

Tawaran ini pun langsung mendapat perhatian luas dari warganet. Banyak yang menilai langkah Aeronef Academy sebagai bentuk kepedulian terhadap anak muda yang memiliki mimpi besar, sekaligus memberikan edukasi bahwa setiap cita-cita harus diraih dengan cara yang tepat.

Sebelumnya, nama Khairun Nisa menjadi perbincangan publik setelah sebuah video beredar di media sosial yang memperlihatkan dirinya mengenakan seragam pramugari Batik Air.

Dalam video klarifikasi dan permintaan maaf yang kemudian diunggah, Nisa mengakui telah menyamar sebagai awak kabin dalam penerbangan Batik Air rute Palembang–Jakarta dengan nomor penerbangan ID 70-508 pada Selasa (6/1/2026).

“Saya menggunakan atribut pramugari beserta seragamnya, dan sesungguhnya saya bukanlah pramugari Batik Air,” ujar Nisa dalam video tersebut.

Ia juga menegaskan bahwa permintaan maaf yang disampaikannya dilakukan secara tulus dan tanpa adanya paksaan dari pihak mana pun.

Nisa mengaku sangat menyesali perbuatannya dan menyadari bahwa tindakannya telah merugikan banyak pihak, khususnya maskapai.

“Dengan ini saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada pihak maskapai Batik Air maupun Lion Group. Dengan video ini, saya membuat pernyataan sesungguhnya tanpa paksaan dari pihak mana pun,” kata Nisa.

Kasus ini menjadi pelajaran penting bagi masyarakat, terutama generasi muda, bahwa mengejar mimpi harus dilakukan dengan cara yang benar dan sesuai aturan.

Di sisi lain, tawaran pendidikan gratis dari Aeronef Academy menjadi harapan baru bagi Khairun Nisa untuk memperbaiki kesalahan dan menata kembali masa depannya.

Dengan adanya kesempatan tersebut, Nisa diharapkan dapat menempuh pendidikan pramugari secara resmi, memperoleh sertifikasi yang sah, dan kelak benar-benar mengabdi di dunia penerbangan secara profesional. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#batik air #Aeronef Academy #nyamar pramugari #sekolah gratis #Khairun NIsa