Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Jakarta Dikepung Banjir Pagi Ini, Transportasi dan Jalan Raya Terdampak

Lugas Rumpakaadi • Senin, 12 Januari 2026 | 12:15 WIB
Banjir merendam enam RT dan sejumlah jalan di Jakarta usai hujan deras.
Banjir merendam enam RT dan sejumlah jalan di Jakarta usai hujan deras.

RADARBANYUWANGI.ID - Hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak dini hari menyebabkan banjir di sejumlah wilayah pada Senin (12/1/2026).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebanyak enam rukun tetangga (RT) dan empat ruas jalan tergenang air, dengan wilayah terdampak terbanyak berada di Jakarta Selatan.

Kepala BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menyampaikan bahwa kondisi banjir masih dalam tahap penanganan.

“BPBD mencatat saat ini terdapat enam RT dan empat ruas jalan tergenang. Situasi masih dalam penanganan,” ujarnya kepada wartawan.

Di Jakarta Selatan, banjir terjadi di wilayah Duren Tiga dengan satu RT tergenang hingga ketinggian sekitar 40 sentimeter.

Sementara itu, di kawasan Pasar Minggu tercatat tiga RT terdampak dengan ketinggian air bervariasi antara 40 hingga 90 sentimeter.

Kondisi tersebut menyebabkan aktivitas warga terganggu, meskipun penanganan terus dilakukan oleh petugas terkait.

Genangan juga terjadi di Jakarta Utara, tepatnya di Kelurahan Tanjung Priok, dengan dua RT terendam air setinggi sekitar 20 sentimeter.

Selain permukiman warga, banjir turut menggenangi sejumlah ruas jalan sehingga berdampak pada kelancaran lalu lintas.

Empat ruas jalan di Jakarta Utara yang tergenang meliputi Jalan Anggrek di Kelurahan Rawa Badak Utara, Jalan Walang Baru VII A di Kelurahan Tugu Utara, Jalan Rorotan 10 di Kelurahan Rorotan, serta Jalan Taman Stasiun di Kelurahan Tanjung Priok.

Genangan di titik-titik tersebut menyulitkan pengendara yang melintas.

Dampak hujan deras juga dirasakan di Jakarta Timur.

Jalan Taman Mini 1, Kelurahan Pinang Ranti, tergenang air setinggi 15 hingga 20 sentimeter sejak sekitar pukul 06.30 WIB.

Kondisi ini diperparah oleh adanya galian di sisi jalan yang mempersempit lajur, sehingga memicu kemacetan dari dua arah.

Sejumlah pengendara terpaksa memperlambat laju kendaraan, bahkan ada yang nekat melawan arus atau naik ke trotoar untuk menghindari genangan.

Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) bersama Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur turun langsung ke lokasi untuk mengatur lalu lintas dan membantu warga.

Petugas juga membersihkan saluran air dari sampah agar aliran air kembali lancar.

Di Jakarta Utara, genangan air turut terjadi di Kelurahan Sunter Jaya dan sekitarnya.

Lurah Sunter Jaya, Eka Perselian, mengatakan sekitar 30 personel Pasukan Oranye dikerahkan untuk membersihkan saluran drainase dan membantu pengaturan lalu lintas.

Genangan di kawasan ini sempat mencapai ketinggian lima hingga 10 sentimeter.

Selain itu, banjir juga merendam kawasan Plumpang–Semper Koja, Jalan Raya Cilincing–Marunda, Boulevard Kelapa Gading, serta sejumlah ruas jalan di Pademangan.

Dampaknya, layanan transportasi umum turut terganggu. PT Transjakarta melakukan pemangkasan dan pengalihan rute, termasuk Koridor 5 yang sementara dipersingkat menjadi Kampung Melayu–Jembatan Merah akibat genangan di sekitar Pademangan.

BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi genangan susulan, terutama saat curah hujan tinggi.

Warga juga diharapkan berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan agar saluran air tidak tersumbat dan risiko banjir dapat diminimalkan.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#ppsu #banjir #jakarta #bpbd #lalu lintas