Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tol Prosiwangi Belah Perbukitan Situbondo, Desa Banyuglugur Siap Jadi Destinasi Wisata Pantai dan Pegunungan

Ali Sodiqin • Jumat, 9 Januari 2026 | 16:30 WIB

Pantai Utama Raya Banyuglugur, Situbondo, jadi andalan wisata pantai di dekat Tol Prosiwangi rute Paiton-Besuki.
Pantai Utama Raya Banyuglugur, Situbondo, jadi andalan wisata pantai di dekat Tol Prosiwangi rute Paiton-Besuki.

RADARBANYUWANGI.ID - Pembangunan jalan tol Trans Jawa ruas Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi) membawa dampak langsung bagi sejumlah wilayah di Kabupaten Situbondo.

Salah satunya Desa sekaligus Kecamatan Banyuglugur, yang wilayahnya ikut terlintasi proyek strategis nasional tersebut.

Ruas tol Prosiwangi membelah kawasan perbukitan di wilayah Paiton hingga Banyuglugur.

Meski membawa konsekuensi sosial dan lingkungan, keberadaan jalan tol ini juga membuka peluang besar bagi pengembangan potensi daerah, terutama sektor pariwisata.

Banyuglugur selama ini dikenal sebagai wilayah dengan paket wisata yang terbilang lengkap.

Desa ini memiliki bentang alam pantai sekaligus pegunungan yang jarang dimiliki daerah lain dalam satu kawasan.

Destinasi pantai unggulan di Banyuglugur antara lain Pantai Utama Raya dan Tampora Beach yang terkenal dengan panorama laut lepas serta tebing-tebing eksotis.

Tak hanya wisata bahari, Banyuglugur juga menyimpan pesona wisata alam pegunungan.

Salah satunya Air Terjun Bukit Talempong yang berada di kawasan hutan dan perbukitan.

Destinasi ini menawarkan suasana alami dengan udara sejuk dan pemandangan hijau yang masih asri.

Kepala Desa Banyuglugur, Sumarno, menyebut wilayahnya memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata terpadu.

Menurutnya, keberagaman bentang alam menjadi modal penting untuk mendorong sektor pariwisata lokal.

“Ini kebetulan kita punya pantai, punya hutan (gunung), dan punya darat. Semua bisa dimanfaatkan untuk membantu membangun wisata, terutama untuk promosi,” kata Sumarno, seperti dikutip dari akun Instagram @waskita_infra2division, Senin (19/2/2025).

Sumarno berharap kehadiran proyek nasional jalan tol Prosiwangi tidak hanya berfungsi sebagai sarana konektivitas, tetapi juga mampu mendongkrak promosi wisata Banyuglugur.

Dengan akses yang semakin mudah, wisatawan diharapkan lebih tertarik singgah dan menikmati potensi wisata yang ada.

Harapan tersebut sejalan dengan komitmen PT Waskita Karya selaku pelaksana proyek tol Prosiwangi.

Perusahaan BUMN tersebut menyatakan siap membantu masyarakat terdampak proyek, khususnya dari aspek sosial dan lingkungan.

Salah satu bentuk dukungan yang diberikan adalah pembuatan video promosi wisata untuk wilayah terdampak.

Video tersebut ditujukan untuk memperkuat branding destinasi wisata di Situbondo, khususnya Desa Banyuglugur yang dilintasi jalur tol.

Langkah ini diharapkan mampu memperkenalkan potensi Banyuglugur ke khalayak yang lebih luas, seiring meningkatnya arus kendaraan dan mobilitas masyarakat setelah tol Prosiwangi beroperasi penuh.

Dengan promosi yang tepat dan dukungan infrastruktur, Banyuglugur diproyeksikan bisa tumbuh sebagai destinasi wisata baru di jalur utara Jawa Timur. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#jalan tol #situbondo #Air terjun Talempong #tol prosiwangi #Wisata Pantai #Tol Trans Jawa #Banyuglugur #pegunungan #probolinggo #banyuwangi