RADARBANYUWANGI.ID - Jalan Tol Surabaya–Mojokerto (Sumo) merupakan salah satu ruas penting dalam jaringan Tol Trans Jawa yang berperan besar dalam memperkuat konektivitas wilayah Jawa Timur.
Ruas tol ini dikelola oleh PT Jasamarga Surabaya Mojokerto (JSM) sebagai pemegang konsesi.
Sebagaimana dikutip dari astrainfra.co.id, sejak beberapa tahun terakhir, pengelolaan Tol Sumo semakin diperkuat dengan masuknya investor strategis.
Pada 17 Mei 2019, ASTRA Infra melalui anak usahanya PT Astra Tol Nusantara secara resmi mengakuisisi 44,49 persen saham PT JSM.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Astra Infra dalam mengembangkan infrastruktur jalan tol nasional yang berkelanjutan.
Baca Juga: Diskon Tarif Tol Tahun Baru 2026, Jakarta–Semarang Lebih Murah hingga 20 Persen
Panjang dan Pembagian Seksi Tol Sumo
Tol Sumo memiliki panjang total 36,27 kilometer dan terbagi ke dalam beberapa seksi yang saling terhubung.
Setiap seksi dirancang untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas dari kawasan Surabaya hingga Mojokerto.
Adapun pembagian seksi Tol Surabaya–Mojokerto adalah sebagai berikut:
-
Seksi IA Waru–Sepanjang: 2,3 km
-
Seksi IB Sepanjang–Western Ring Road (WRR): 4,3 km
-
Seksi II WRR–Driyorejo: 5,1 km
-
Seksi III Driyorejo–Krian: 6,1 km
-
Seksi IV Krian–Mojokerto Kota: 18,47 km
Seluruh ruas Tol Sumo telah beroperasi penuh sejak 19 Desember 2017, dan kini menjadi salah satu tulang punggung pergerakan kendaraan di Jawa Timur.
Terhubung dengan Ruas Tol Strategis Lain
Keunggulan Tol Sumo terletak pada konektivitasnya. Ruas ini terintegrasi langsung dengan Tol Surabaya–Gempol serta Tol Jombang–Mojokerto, sehingga membentuk jalur utama Trans Jawa bagian timur.
Dengan koneksi tersebut, perjalanan dari Surabaya menuju wilayah Jawa Timur bagian barat, bahkan ke Jawa Tengah dan Jakarta, menjadi lebih cepat dan efisien.
Peran Vital bagi Logistik dan Ekonomi
Tol Surabaya–Mojokerto dinilai sangat strategis karena menghubungkan pusat ekonomi Surabaya dengan kawasan industri dan pertanian di Mojokerto, Jombang, dan sekitarnya. Kehadiran tol ini diharapkan mampu:
-
Mengurangi kemacetan di jalur arteri Surabaya–Mojokerto
-
Mempercepat distribusi logistik nasional
-
Meningkatkan mobilitas masyarakat dan dunia usaha
-
Mendorong pertumbuhan ekonomi daerah di Jawa Timur
Sebagai jalur utama logistik, Tol Sumo turut mendukung aktivitas industri, perdagangan, dan pariwisata, sekaligus meningkatkan daya saing kawasan Jawa Timur secara keseluruhan.
Komitmen Pengelola
Dengan bergabungnya Astra Infra sebagai pemegang saham strategis, pengelolaan Tol Sumo diarahkan pada peningkatan pelayanan pengguna jalan, keselamatan berkendara, serta pengembangan infrastruktur yang berorientasi jangka panjang.
Tol Surabaya–Mojokerto tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga simbol penting kemajuan infrastruktur dan pemerataan ekonomi di Jawa Timur. (*)
Editor : Ali Sodiqin