RADARBANYUWANGI.ID - Proyek strategis nasional Jalan Tol Pejagan–Cilacap dipastikan akan melintasi empat kabupaten di Jawa Tengah, yakni Brebes, Tegal, Banyumas, dan Cilacap.
Dari total panjang 95,3 kilometer, hampir separuh ruas tol tersebut akan berada di wilayah Kabupaten Banyumas.
Kabar ini disampaikan Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Rachman Arief Dienaputra, saat bertemu Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono di Purwokerto, Rabu (23/10/2025) lalu.
“Banyumas sekitar 40 sekian kilometer, jadi hampir 50 persennya ada di Banyumas,” ujar Rachman.
Tiga Seksi Tol Melintasi Banyumas
Tol Pejagan–Cilacap dirancang dengan total panjang 95,3 kilometer dan akan dibangun dalam lima seksi yang membentang dari wilayah Brebes hingga Cilacap.
Dari lima seksi tersebut, tiga seksi di antaranya akan bersinggungan langsung dengan wilayah Banyumas.
Adapun tiga seksi yang melintasi Banyumas meliputi:
- Seksi 3: Bumiayu – Ajibarang
- Seksi 4: Ajibarang – Wangon
- Seksi 5: Wangon – Lebeng
Dengan cakupan wilayah yang cukup luas, Banyumas menjadi daerah dengan porsi lintasan tol terbesar dibandingkan kabupaten lainnya yang dilewati proyek ini.
Tiga Gerbang Tol Dibangun di Banyumas Raya
Untuk menunjang konektivitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah, pemerintah juga merencanakan pembangunan tiga gerbang tol atau interchange yang berada di kawasan Banyumas Raya.
Masing-masing akan dibangun di Ajibarang, Wangon, dan Lebeng (wilayah Cilacap yang berbatasan langsung dengan Banyumas).
Keberadaan gerbang tol tersebut diharapkan dapat mempercepat mobilitas orang dan barang, sekaligus membuka akses ekonomi baru bagi wilayah selatan Jawa Tengah.
Baca Juga: Jagoan Tani dan I-Care Antarkan Banyuwangi Ukir Prestasi di Ajang Kovablik Jawa Timur
Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Akses Selatan Jateng
Tol Pejagan–Cilacap diproyeksikan menjadi jalur strategis yang menghubungkan kawasan pantura dengan wilayah selatan Jawa Tengah.
Selain memangkas waktu tempuh, tol ini juga diharapkan mampu mengurangi beban lalu lintas jalur nasional serta mendorong pemerataan pembangunan.
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menyambut positif rencana pembangunan tol tersebut.
Menurutnya, keberadaan tol akan menjadi peluang besar bagi Banyumas untuk meningkatkan daya saing ekonomi, investasi, dan sektor pariwisata.
Dengan hampir separuh ruas tol melintasi wilayah Banyumas, pemerintah daerah diharapkan dapat memaksimalkan manfaat pembangunan tersebut, baik dari sisi konektivitas maupun dampak ekonomi jangka panjang bagi masyarakat. (*)
Editor : Ali Sodiqin