Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Belasan Korban Jiwa dalam Kebakaran Terra Drone Jakarta Pusat, Ini Fakta Terbarunya

Lugas Rumpakaadi • Selasa, 9 Desember 2025 | 23:52 WIB
Kebakaran ruko Terra Drone di Kemayoran menelan belasan korban.
Kebakaran ruko Terra Drone di Kemayoran menelan belasan korban.

RADARBANYUWANGI.ID - Kebakaran hebat melanda ruko Terra Drone yang berlokasi di Jalan Suprapto, Kelurahan Cempaka Baru, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa siang, 9 Desember 2025.

Insiden ini menjadi tragedi memilukan karena menelan belasan korban jiwa dan menyebabkan puluhan karyawan terjebak di dalam gedung.

Evakuasi Korban dan Data Sementara

Pada saat kejadian, sebanyak 21 karyawan berada di dalam ruko ketika api mulai membesar.

Tim pemadam kebakaran mengevakuasi 15 karyawan dalam kondisi selamat, meskipun beberapa di antaranya mengalami luka ringan serta gangguan pernapasan akibat terpapar asap tebal.

Sementara itu, data korban jiwa masih mengalami pembaruan.

Lurah Cempaka Baru, Rahmat H, menyampaikan bahwa proses evakuasi jenazah terus berlangsung sejak siang hari.

Pada awal laporan, lima korban telah ditemukan tidak bernyawa.

Angka tersebut meningkat seiring berjalannya pencarian.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, kemudian mengonfirmasi bahwa hingga pukul 15.30 WIB, terdapat 17 korban meninggal dunia.

Seluruh jenazah telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Kronologi Kebakaran dan Proses Pemadaman

Dugaan sementara menyebutkan bahwa kebakaran dipicu oleh korsleting listrik pada baterai drone di lantai satu gedung.

Menurut pihak kelurahan, terdengar suara ledakan keras sebelum api dengan cepat merembet ke lantai-lantai di atasnya.

“Kebakarannya di lantai 1 terus merambat hingga ke atas. Dan beberapa pegawai lari ke atas hingga terjebak,” ungkap Rahmat.

Asap pekat menyebar dengan cepat hingga mencapai enam lantai ruko, membuat banyak karyawan tidak sempat menyelamatkan diri.

Petugas damkar menggunakan tangga darurat untuk mengevakuasi sejumlah pegawai yang terjebak di atap gedung.

Proses pemadaman memakan waktu cukup lama mengingat intensitas api dan bahan mudah terbakar yang terdapat di dalam ruko.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas memasuki tahap pendinginan serta melanjutkan pencarian kemungkinan korban tambahan.

Penanganan dan Tindak Lanjut

Pihak kepolisian dan pemadam kebakaran masih melakukan investigasi untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

Meskipun dugaan awal mengarah pada ledakan baterai drone, pemeriksaan teknis lebih lanjut tetap diperlukan.

Kejadian ini menjadi peringatan penting bagi pelaku usaha yang bergerak di bidang teknologi maupun penyimpanan perangkat elektronik, terutama terkait standar keamanan penyimpanan baterai berkapasitas besar.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#baterai #Terra Drone #korban #kebakaran #kemayoran