Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Daftar 69 Desa di Bojonegoro Terdampak Pembangunan Tol Ngaroban, Koridor Penghubung Tengah–Utara Jawa

Ali Sodiqin • Senin, 8 Desember 2025 | 20:55 WIB
Jalan Tol Ngawi–Bojonegoro–Tuban (Ngaroban), salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang diharapkan menjadi koridor penting dalam jaringan transportasi Pulau Jawa.
Jalan Tol Ngawi–Bojonegoro–Tuban (Ngaroban), salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang diharapkan menjadi koridor penting dalam jaringan transportasi Pulau Jawa.

RADARBANYUWANGI.ID - Pemerintah pusat terus mematangkan rencana pembangunan Jalan Tol Ngawi–Bojonegoro–Tuban (Ngaroban), salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang diharapkan menjadi koridor penting dalam jaringan transportasi Pulau Jawa.

Ruas tol sepanjang kurang lebih 116,78 kilometer ini diyakini akan memperkuat konektivitas lintas tengah dan lintas utara secara lebih efisien.

Di Kabupaten Bojonegoro, sedikitnya 69 desa di 16 kecamatan dipastikan masuk wilayah terdampak pembangunan.

Data tersebut tercantum dalam rilis resmi Diskominfo Bojonegoro, yang menjadi acuan awal sebelum pemerintah memasuki tahapan berikutnya, termasuk sosialisasi, pengukuran lahan, dan proses pembebasan.

Fungsi Strategis Jalan Tol Ngaroban

Tol Ngaroban menjadi salah satu ruas penghubung vital dalam struktur jaringan jalan tol di Jawa Timur. Jika rampung, jalur ini akan tersambung dengan sejumlah ruas penting, antara lain:

Dengan koneksi tersebut, Tol Ngaroban akan berfungsi sebagai penghubung utama koridor tengah dan utara Jawa, mempermudah mobilitas barang dan masyarakat, serta memangkas waktu tempuh distribusi logistik.

Selain itu, proyek ini membawa harapan besar terhadap pertumbuhan ekonomi kawasan.

Daerah-daerah seperti Ngawi, Bojonegoro, Tuban, serta kawasan industri dan pertanian di sekitarnya diproyeksikan mendapat dampak positif berupa peningkatan aktivitas ekonomi, perdagangan, investasi, hingga munculnya pusat-pusat pertumbuhan baru.

69 Desa di Bojonegoro Masuk Kawasan Terdampak

Berikut daftar lengkap desa dan kecamatan yang terdampak rencana pembangunan Tol Ngaroban:

  1. Kecamatan Tambakrejo
  1. Kecamatan Padangan
  1. Kecamatan Purwosari
  1. Kecamatan Ngasem
  1. Kecamatan Gayam
  1. Kecamatan Margomulyo
  1. Kecamatan Ngraho
  1. Kecamatan Kalitidu
  1. Kecamatan Dander
  1. Kecamatan Bojonegoro
  1. Kecamatan Kapas
  1. Kecamatan Sukosewu
  1. Kecamatan Balen
  1. Kecamatan Sumberejo
  1. Kecamatan Kepohbaru
  1. Kecamatan Baureno

Baca Juga: Arsenal Siapkan Dana Rp857 Miliar! Andrea Berta Ngebut Kejar Wonderkid Ligue 1 yang Baru Perpanjang Kontrak

Dorongan Pemerintah dan Tahapan Berikutnya

Pemerintah pusat menargetkan proyek Tol Ngaroban dapat segera memasuki tahap penetapan trase final, pembebasan lahan, serta penunjukan badan usaha yang akan menggarap konstruksi.

Pemerintah daerah di tiga kabupaten — Ngawi, Bojonegoro, dan Tuban — diminta terlibat aktif dalam pendampingan sosial dan penguatan komunikasi kepada masyarakat.

Hadirnya Tol Ngaroban diharapkan menjadi momentum penting mempercepat pemerataan pembangunan Jawa Timur bagian barat.

Selain mempermudah mobilitas masyarakat, jalur baru ini diproyeksikan mampu mendorong pertumbuhan kawasan industri, perdagangan, hingga sektor pertanian yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi Bojonegoro dan sekitarnya. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#Utara #jawa #Tol Ngaroban #tengah #bojonegoro #desa terdampak tol