Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Bakrie Group Kuasai Penuh Tol Cimanggis–Cibitung, Aset Strategis JORR 2 Senilai Rp3,5 Triliun Resmi Diambil Alih

Ali Sodiqin • Senin, 1 Desember 2025 | 17:30 WIB

Kendaraan melintas di ruas tol Cimanggis - Cibitung di kawasan Cibubur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Kendaraan melintas di ruas tol Cimanggis - Cibitung di kawasan Cibubur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

RADARBANYUWANGI.ID - Grup Bakrie semakin agresif memperluas portofolio bisnis infrastrukturnya.

PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) kini resmi menjadi pemilik penuh Jalan Tol Cimanggis–Cibitung setelah anak perusahaannya, PT Bakrie Toll Indonesia (BTI), mengambil alih seluruh kepemilikan PT Cimanggis Cibitung Tollways (CCT).

Direktur Utama & CEO BNBR, Anindya N. Bakrie menegaskan bahwa sebelumnya pihaknya telah mengantongi 10 persen kepemilikan di CCT.

Momentum divestasi pemegang saham lama kemudian dimanfaatkan untuk melakukan konsolidasi penuh.

“Transaksi ini dilakukan sehubungan dengan adanya peluang strategis bagi perseroan untuk mengakuisisi seluruh kepemilikan saham CCT yang saat ini dimiliki oleh SMI sebesar 55 persen dan WTR 35 persen,” kata Anindya, Minggu (30/11).

Penandatanganan Sale & Purchase Agreement (SPA) antara BTI, PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) dan PT Waskita Toll Road digelar pada Jumat (28/11) di Jakarta.

Baca Juga: Tampil Heroik dengan 10 Pemain, Tahan Imbang Arsenal: Pertahanan Rapat Chelsea Sukses Bikin Gunners Frustasi

Akuisisi Rp1 Triliun, Ambil Alih Piutang Rp2,56 Triliun

Wakil Direktur Utama BNBR, A. Ardiansyah Bakrie merinci aksi korporasi tersebut dilakukan melalui pembelian 72 juta lembar saham atau 90 persen kepemilikan CCT, masing-masing:

Total nilai akuisisi saham tersebut mencapai Rp1 triliun.

Tidak hanya itu, BTI juga mengambil alih piutang pemegang saham yang sebelumnya diberikan ke CCT dengan nilai mencapai Rp2,565 triliun.

Dengan demikian, keseluruhan nilai transaksi menyentuh kisaran Rp3,5 triliun.

“Dengan kepemilikan 100 persen atas CCT, Grup Bakrie dapat mengoptimalkan kontrol operasional dan strategis atas aset jalan tol tersebut,” tegas Ardi.

Baca Juga: Pengumuman: Tol Prambanan–Tamanmartani Belum Bisa Difungsikan Saat Libur Nataru 2025

Aset Kunci untuk Konektivitas Jabodetabek

Tol Cimanggis–Cibitung sepanjang 26,184 km ini merupakan bagian jaringan Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2 yang menjadi akses alternatif mengurai padatnya Tol Jakarta–Cikampek.

Jalan tol ini menghubungkan:

Serta terintegrasi dengan:

Tol ini beroperasi penuh sejak 9 Juli 2024, setelah peresmian oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Masa konsesi CCT berlaku sampai 10 Agustus 2061.

Baca Juga: Dua Gol Brian White Hancurkan Mimpi San Diego FC, Vancouver Whitecaps Tantang Inter Miami di Final MLS Cup 2025!

Rincian Tarif Tol Cimanggis–Cibitung

Berdasarkan SK Menteri PUPR No. 1627/KPTS/M/2024:

GT IC Cimanggis – GT Cibitung 7

GT Jatikarya – GT Cibitung 7

GT Nagrak – GT Cibitung 7

GT Burangkeng – GT Cibitung 7

Baca Juga: Final MLS Cup 2025! Inter Miami vs Vancouver Whitecaps: Peluang Juara Messi Dkk Didepan Mata

Perkuat Bisnis Infrastruktur Bakrie

Anindya menyebut aksi akuisisi ini sejalan dengan strategi jangka panjang Grup Bakrie.

“Perseroan berfokus pada pengembangan infrastruktur dan manufaktur untuk mendukung konektivitas nasional dan pemerataan ekonomi,” jelasnya.

Dengan proyek yang sudah beroperasi dan memiliki potensi pendapatan jangka panjang, akuisisi ini dianggap mampu meningkatkan kinerja dan kontribusi bisnis perseroan ke depan. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#pt waskita toll road #Tol Cimanggis #jorr 2 #anindya bakrie #akuisisi jalan tol #cibitung #Bakrie Group #divestasi saham #ardiansyah bakrie #tarif tol