RADARBANYUWANGI.ID - Menyambut peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi merilis pedoman pelaksanaan upacara HGN yang akan digelar serentak di seluruh Indonesia pada Selasa, 25 November 2025, pukul 07.30 waktu setempat.
Pedoman tersebut tertuang dalam SE Nomor 26521/MDM/TU.02.03/2025 dan menjadi acuan bagi sekolah, kantor pemerintahan, serta lembaga pendidikan di seluruh daerah.
Tahun ini, upacara HGN mengusung tema nasional “Guru Hebat, Indonesia Kuat”, yang menegaskan peran sentral pendidik sebagai fondasi kemajuan bangsa.
Selain susunan acara yang tertata resmi, Kemendikdasmen juga menetapkan ketentuan pakaian bagi peserta dan petugas upacara.
Baca Juga: Kisah Tragis Alvaro: Bocah Jakarta yang Hilang 8 Bulan Itu Ditemukan Tinggal Kerangka
Upacara Dimulai Pukul 07.30, Serentak di Seluruh Indonesia
Melalui surat edarannya, Kemendikdasmen menginstruksikan agar upacara dilaksanakan tepat pukul 07.30 di halaman sekolah, kantor dinas, atau lokasi lain yang memungkinkan.
Pelaksanaan serentak ini diharapkan menumbuhkan rasa kebersamaan dan penghormatan bagi seluruh pendidik tanah air.
Peserta Upacara Wajib Gunakan Pakaian Adat
Salah satu hal menarik tahun ini adalah ketentuan seragam upacara. Seluruh peserta dan petugas diwajibkan mengenakan pakaian adat tradisional daerah masing-masing, termasuk:
-
Pejabat dan undangan
-
Guru dan tenaga kependidikan
-
Pegawai instansi
-
Siswa dan petugas upacara
Ketentuan ini diambil untuk menunjukkan kekayaan budaya nasional sekaligus menanamkan rasa bangga terhadap keberagaman Indonesia.
Susunan Upacara Hari Guru Nasional 2025
Berikut adalah tata urutan resmi upacara HGN 2025 yang harus diikuti seluruh panitia sekolah dan instansi:
-
Pemimpin upacara memasuki lapangan.
-
Pembina upacara tiba di lapangan.
-
Penghormatan kepada pembina upacara.
-
Laporan pemimpin upacara.
-
Pengibaran Bendera Merah Putih diiringi lagu Indonesia Raya.
-
Mengheningkan cipta dipimpin pembina upacara.
-
Pembacaan teks Pancasila.
-
Pembacaan Pembukaan UUD 1945.
-
Penganugerahan Tanda Kehormatan Satya Lancana Pendidikan (jika ada).
-
Menyanyikan Hymne Guru (karya Sartono).
-
Amanat pembina upacara berupa Pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.
-
Menyanyikan lagu “Terima Kasih Guruku” (karya Sri Widodo).
-
Pembacaan doa.
-
Laporan pemimpin upacara kembali.
-
Penghormatan terakhir kepada pembina upacara.
-
Pembina upacara meninggalkan mimbar.
-
Pembubaran barisan.
Seluruh sekolah dan instansi diwajibkan mengikuti susunan acara ini tanpa pengurangan, kecuali jika terdapat kondisi tertentu di lapangan yang membutuhkan penyesuaian teknis.
Momentum Menghargai Peran Guru
Hari Guru Nasional selalu menjadi momen refleksi bagi dunia pendidikan Indonesia.
Tahun 2025 diharapkan menjadi tonggak penguatan kualitas guru dan pengembangan ekosistem pendidikan yang lebih humanis, modern, dan merata.
Melalui upacara dan rangkaian kegiatan penghormatan, pemerintah ingin menegaskan bahwa guru tetap menjadi aktor kunci dalam membangun generasi masa depan.
Dengan tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat”, HGN 2025 menjadi ajakan bersama untuk terus menempatkan guru sebagai subjek utama dalam transformasi pendidikan. (*)
Editor : Ali Sodiqin