Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Proyek Tol Gilimanuk–Mengwi Rp25,4 Triliun: Panjang 96,84 Km, Skema KPBU BOT, dan Timeline Resmi Hingga 2027

Ali Sodiqin • Sabtu, 22 November 2025 | 01:25 WIB

Struktur Proyek Jalan Tol Gilimanuk - Mengwi.
Struktur Proyek Jalan Tol Gilimanuk - Mengwi.

RADARBANYUWANGI.ID - Pembangunan Jalan Tol Gilimanuk–Mengwi terus menjadi sorotan setelah pemerintah memperbarui data lengkap proyek tersebut melalui platform Simpul KPBU Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Tol yang digadang-gadang menjadi urat nadi konektivitas Bali bagian barat ini memiliki nilai investasi fantastis mencapai Rp25,40 triliun.

Proyek infrastruktur strategis tersebut masuk dalam skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) dengan model kontrak Build Operate Transfer (BOT).

Baca Juga: OJK Buka Rekrutmen PCAM 9 dan MLE 2025: Syarat, Gaji Asisten Manajer, dan Cara Daftarnya

Penanggung jawab proyek (PJPK) adalah Kementerian PUPR, sementara skema pengembalian investasi menggunakan sistem user charge atau tarif tol langsung dari pengguna.

Selain itu, proyek ini juga mendapatkan dukungan berupa jaminan pemerintah melalui PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII), sebagai bentuk mitigasi risiko bagi investor.

Panjang Tol 96,84 Km, Jadi Akses Strategis Gilimanuk–Denpasar

Dilansir dari laman resmi simpulkpbu.pu.go.id, tol Gilimanuk–Mengwi dirancang memiliki panjang 96,84 kilometer, menjadikannya salah satu ruas tol terpanjang di Bali.

Baca Juga: Setelah 13 Tahun Pencarian, Rafflesia hasseltii Langka Ditemukan Mekar di Hutan Sumatera Barat

Konfigurasi jalur dibuat 2x2 lajur, dan dilengkapi sejumlah fasilitas utama seperti:

Meski sejumlah data teknis seperti tarif awal, jumlah TIP, kecepatan rencana, serta lebar lajur awal–akhir belum dirinci secara lengkap di laman resmi, pemerintah telah menetapkan trase sebagai jalur utama yang menghubungkan Gilimanuk, Pekutatan, Soka, hingga Mengwi di Badung.

Tol ini diharapkan memangkas waktu tempuh Gilimanuk–Denpasar yang selama ini dapat mencapai 3–5 jam pada periode padat kendaraan.

Baca Juga: UMP dan UMSP Jateng 2026 Ditetapkan Tanggal Ini, Pemprov Jateng Tinggal Tunggu Regulasi Pusat

Kelayakan Ekonomi dan Finansial Masih Ditampilkan dalam Format Placeholder

Menariknya, beberapa parameter kelayakan seperti EIRR, ENPV, BCR, FIRR, FNPV, hingga WACC di halaman SimpulKPBU masih tercantum sebagai “0”, yang menunjukkan bahwa data tersebut belum dipublikasikan secara terbuka atau sedang diperbaharui.

Meski demikian, nilai investasi dan struktur proyek telah dirilis, menandakan proyek telah memasuki fase pemantapan komersial dan hukum—tahap yang umumnya mengikuti studi kelayakan detail.

Baca Juga: Perkuat Kemampuan Menulis Press Release dan Teknik Fotografi, Humas Satpol PP Banyuwangi Ikuti Workshop di Jawa Pos Radar Banyuwangi

Dokumen dan Kesiapan Proyek: Dari FS Hingga Penlok

Dalam menu Readiness Criteria, sejumlah dokumen persiapan proyek sudah ditampilkan, antara lain:

Kehadiran dokumen-dokumen tersebut menandakan proyek telah melewati tahap perencanaan awal dan kini melaju ke tahapan komersial, lelang, serta penunjukan badan usaha pemenang proyek.

Baca Juga: Hasil FP2 F1 Las Vegas: Lando Norris Dominan, Charles Leclerc Alami Kendala Gearbox

Timeline Proyek Tol Gilimanuk–Mengwi

Laman SimpulKPBU juga menampilkan linimasa lengkap sejak awal pengajuan hingga rencana operasi. Berikut rangkumannya:

Deretan timeline tersebut memperlihatkan bahwa proyek telah melalui tahapan panjang sejak pra-FS, hingga kini memasuki fase pembiayaan.

Baca Juga: Khutbah Jumat: Sebaik-Baiknya Manusia Adalah Orang Yang Membayar Utang

Struktur Proyek dan Kontak Resmi

Situs SimpulKPBU juga menampilkan diagram struktur proyek, termasuk posisi PJPK, badan usaha, pemberi jaminan, hingga alur pendanaan.

Untuk kebutuhan komunikasi resmi, Kementerian PUPR menyediakan kontak langsung melalui:

Selain itu, halaman proyek menyediakan fitur review publik, memungkinkan masyarakat memberikan pandangan dan evaluasi terkait proses pembangunan tol.

Baca Juga: Harga Emas Perhiasan 21 November 2025 Menguat: Ini Daftar Harga Lengkap Lakuemas dan Rajaemas

Tol Strategis Penopang Ekonomi Bali

Dengan nilai investasi jumbo dan panjang trase mendekati 100 km, Tol Gilimanuk–Mengwi diproyeksikan menjadi infrastruktur kunci dalam memperkuat konektivitas Bali barat dengan pusat ekonomi di Denpasar dan Badung.

Keberadaan tol ini diyakini dapat mendorong pertumbuhan pariwisata, distribusi logistik, serta meningkatkan efisiensi mobilitas warga dan wisatawan.

Pemerintah menargetkan proses financial close terlaksana sebelum akhir 2027 sehingga konstruksi dapat dipercepat menuju fase operasional. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#jalan tol #Tol Gilimanuk Mengwi #proyek tol #konektivitas #bali #gilimanuk #wisata #skema kpbu #jalur logistik #mengwi