Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Jelang Libur Nataru, Terminal Jajag Banyuwangi Tambah Armada Bus untuk Antisipasi Lonjakan Penumpang

Zamrozi Wahyu • Jumat, 21 November 2025 | 10:45 WIB
Kondisi Terminal Jajag, Kecamatan Gambiran, Kamis (20/11). Menyongsong libur Nataru, jumlah armada bus yang beroperasi di terminal tersebut bakal ditambah.
Kondisi Terminal Jajag, Kecamatan Gambiran, Kamis (20/11). Menyongsong libur Nataru, jumlah armada bus yang beroperasi di terminal tersebut bakal ditambah.

RADARBANYUWANGI.ID – Kebutuhan masyarakat terhadap layanan transportasi, khususnya bus, diprediksi meningkat signifikan pada momen libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) mendatang.

Untuk itu, jumlah armada bus yang dioperasikan di Terminal Jajag, Kecamatan Gambiran, Banyuwangi, bakal ditambah.

Di hari normal terdapat sekitar 25 bus yang beroperasi di terminal yang berlokasi di Desa Jajag, Kecamatan Gambira tersebut.

Bus-bus itu melayani rute antar kota dalam provinsi (AKDP) maupun antar kota antar provinsi (AKAP).

Heri Restu, salah satu petugas Terminal Jajag mengatakan, pada momen Nataru mendatang akan ada dua tambahan armada yang beroperasi di terminal tersebut.

“Sehingga akan ada 27 bus yang beroperasi,” ujarnya, Kamis (20/11).

Menurut Restu, salah armada tambahan yang bakal beroperasi adalah bus Bagong dengan rute Banyuwangi - Surabaya.

Namun, sejauh ini masih dalam tahap perizinan ke Dinas Perhubungan (Dishub) Banyuwangi. “Kemungkinan kalau jadi beroperasi mulai pertengahan Desember," katanya.

Selain itu, kata Restu, bus Harapan Baru juga akan menambah satu armada. Rute yang dilayani adalah Banyuwangi - Trenggalek.

“Harapan Baru juga akan menambah armada. Sebenarnya itu trayek lama yang terakhir beroperasi sekitar tahun 2013,” tuturnya.

Sementara itu, Restu mengaku hingga kemarin penumpang bus masih belum mengalami lonjakan.

Setiap armada yang masuk Terminal Jajag biasanya berisi enam sampai tujuh penumpang. “Biasanya ada lonjakan ketika menjelang atau setelah Nataru,” ujarnya.

Salah satu pengawas bus Mila, yakni Eko Edi Waluyo menuturkan, menjelang libur Nataru, biasanya banyak calon yang beroperasi di beberapa terminal besar seperti di Surabaya. Untuk menghindari hal itu, penumpang bus diharapkan lebih selektif.

“Kalau ingin naik bus dengan aman, usahakan langsung temui petugas bus resminya, biasanya orangnya berseragam. Sedangkan kalau ada orang yang tidak berseragam resmi bertanya mau naik bus tujuan mana? Lebih baik dihindari supaya terhindar dari calo,” tuturnya. (cw3/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#Libur Nataru #banyuwangi #Terminal Jajag #lonjakan penumpang #armada bus