Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Update Terbaru Kecelakaan Kereta Api Bangunkarta di Sleman, Proses Penyelidikan Masih Berlanjut

Lugas Rumpakaadi • Sabtu, 8 November 2025 | 16:05 WIB
Lima korban kecelakaan Kereta Api Bangunkarta di Prambanan masih dirawat.
Lima korban kecelakaan Kereta Api Bangunkarta di Prambanan masih dirawat.

RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta melaporkan bahwa lima dari enam korban luka-luka akibat kecelakaan Kereta Api (KA) 161 Bangunkarta di perlintasan Prambanan, Sleman, pada Selasa (4/11/2025), masih menjalani perawatan di rumah sakit.

“Satu orang sudah selesai perawatan dan lima orang masih dalam perawatan di RS,” ujar Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, di Yogyakarta, Sabtu (8/11/2025).

Feni menambahkan bahwa dua di antara korban yang masih dirawat merupakan anak-anak balita.

“Termasuk dua balita juga masih dalam perawatan di rumah sakit,” jelasnya.

Menurut Feni, PT KAI bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk menelusuri penyebab pasti kecelakaan tersebut. 

Hingga kini, penyelidikan masih berjalan dan pihaknya meminta masyarakat bersabar menunggu hasil pemeriksaan resmi.

“Masih dalam pemeriksaan bersama kepolisian. Harap bersabar ya, kita tunggu hasil pemeriksaannya,” ujarnya menambahkan.

Peristiwa tragis itu terjadi pada Selasa (4/11/2025) sekitar pukul 10.35 WIB, di perlintasan antara Stasiun Brambanan dan Maguwo, wilayah Prambanan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kereta api Bangunkarta relasi Jombang–Pasar Senen terlibat tabrakan dengan sebuah mobil dan dua sepeda motor di jalur perlintasan tersebut.

Akibat kejadian itu, tiga orang meninggal dunia dan enam lainnya mengalami luka-luka. 

Para korban luka segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kepala Bidang Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, menyampaikan bahwa sejumlah saksi telah diperiksa untuk membantu proses penyelidikan. 

Berdasarkan temuan awal, salah satu palang pintu sisi utara dilaporkan tidak tertutup saat kereta melintas.

Namun, Ihsan menegaskan bahwa pemeriksaan masih berlangsung dan belum ada kesimpulan resmi mengenai penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan unsur kelalaian.

PT KAI Daop 6 Yogyakarta menyatakan komitmennya untuk bekerja sama sepenuhnya dengan pihak berwenang guna memastikan penyebab insiden dapat diungkap secara transparan.

Selain itu, KAI juga memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis dan dukungan yang diperlukan.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#prambanan #bangunkarta #KAI #Kereta Api