RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) I Sumatera Utara mencatat peningkatan signifikan dalam jumlah pengguna jasa kereta api sepanjang Januari hingga Oktober 2025.
Sebanyak 2.179.435 pelanggan telah memanfaatkan layanan kereta api untuk berbagai tujuan di wilayah Sumatera Utara.
Menurut Vice President KAI Divre I Sumut, Sofan Hidayah, angka tersebut tumbuh 9 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang mencapai 2.003.550 penumpang.
Pertumbuhan ini menandakan semakin tingginya minat dan kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api.
Sofan menjelaskan, peningkatan jumlah penumpang tidak terlepas dari berbagai upaya yang dilakukan oleh KAI, antara lain penambahan frekuensi perjalanan pada sejumlah rute utama, optimalisasi kapasitas tempat duduk, serta program tarif dan promo berkala yang menarik minat masyarakat.
“Pertumbuhan ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin sadar akan keunggulan kereta api sebagai moda transportasi publik yang efisien, aman, dan ramah lingkungan,” ujar Sofan, Sabtu (9/11/2025).
Selain itu, KAI juga memberikan apresiasi kepada seluruh pelanggan atas loyalitas dan kepercayaannya selama ini.
Sofan menegaskan bahwa KAI terus berkomitmen untuk menghadirkan pelayanan prima, keselamatan tinggi, dan kenyamanan maksimal bagi seluruh pengguna jasa.
Dari sisi volume perjalanan, Kereta Api Putri Deli dengan relasi Medan – Tanjung Balai PP menjadi layanan dengan jumlah penumpang tertinggi, yakni mencapai 1.070.511 orang.
Disusul oleh KA Sribilah Utama relasi Medan – Rantau Prapat PP sebanyak 622.816 penumpang, KA Siantar Ekspres relasi Medan – Siantar PP dengan 412.520 penumpang, dan KA Datuk Belambangan relasi Tebing Tinggi – Lalang PP sebanyak 73.588 penumpang.
Data tersebut menunjukkan bahwa jalur utama dari dan menuju Medan tetap menjadi rute paling diminati masyarakat Sumatera Utara.
KAI juga merilis daftar stasiun dengan volume penumpang tertinggi.
Untuk keberangkatan, lima stasiun terpadat adalah:
1. Stasiun Medan – 786.345 penumpang
2. Stasiun Kisaran – 243.368 penumpang
3. Stasiun Tanjung Balai – 207.904 penumpang
4. Stasiun Rantau Prapat – 191.123 penumpang
5. Stasiun Tebing Tinggi – 152.988 penumpang
Sementara untuk kedatangan penumpang, tercatat:
1. Stasiun Medan – 810.348 penumpang
2. Stasiun Kisaran – 242.920 penumpang
3. Stasiun Tanjung Balai – 211.965 penumpang
4. Stasiun Rantau Prapat – 192.475 penumpang
5. Stasiun Tebing Tinggi – 155.671 penumpang
Data ini menguatkan posisi Stasiun Medan sebagai pusat aktivitas transportasi kereta api di Sumatera Utara.
Menutup keterangannya, Sofan menegaskan bahwa KAI Divre I Sumut akan terus melakukan inovasi dan peningkatan layanan.
“Fokus kami adalah menjaga keselamatan dan kenyamanan perjalanan sekaligus memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan,” ujarnya.
Editor : Lugas Rumpakaadi