Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kronologi Kecelakaan Kereta Api Bangunkarta di Prambanan Sleman, Tiga Pengendara Motor Tewas

Lugas Rumpakaadi • Rabu, 5 November 2025 | 15:51 WIB
Detik-detik Kereta Api Bangunkarta sambar mobil dan Motor di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Detik-detik Kereta Api Bangunkarta sambar mobil dan Motor di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

RADARBANYUWANGI.ID - Kecelakaan maut terjadi di perlintasan sebidang kereta api JPL 320, Kalurahan Bokoharjo, Kapanewon Prambanan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), pada Selasa, 4 November 2025 pagi.

Peristiwa tersebut melibatkan Kereta Api (KA) 161 Bangunkarta yang tertemper satu mobil dan dua sepeda motor hingga menewaskan tiga orang.

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, membenarkan adanya kejadian tersebut.

Menurutnya, insiden terjadi sekitar pukul 10.35 WIB ketika KA Bangunkarta melintas di jalur antara Stasiun Brambanan dan Stasiun Maguwo.

“Sampai saat ini informasi yang kami terima ada sepeda motor dan juga mobil. Untuk korban ada tiga orang meninggal dunia dan tiga orang lainnya luka-luka,” ujar Feni di Yogyakarta.

Berdasarkan keterangan saksi mata, Zidan (20), sebelum tabrakan terjadi, lalu lintas di perlintasan JPL 320 terpantau ramai namun lancar.

Sekitar pukul 10.43 WIB, terdengar suara klakson panjang dari arah timur.

Beberapa detik kemudian, palang pintu mulai berbunyi, namun menurut saksi, ada jeda waktu yang tidak biasa sebelum palang benar-benar menutup.

Diduga, palang perlintasan terlambat turun karena adanya truk yang lebih dulu melintas, sehingga mobil dan dua sepeda motor di belakangnya tidak sempat menghindar.

Benturan keras terjadi ketika KA Bangunkarta melaju dengan kecepatan tinggi, menghantam mobil dan kedua motor tersebut.

Kapolsek Prambanan, Kompol Dede Setiyarto, menyebutkan tiga pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sementara, empat orang yang berada di mobil, terdiri dari suami, istri, dan dua anak balita, mengalami luka dan dilarikan ke rumah sakit.

“Yang meninggal dunia tiga orang, semuanya pengendara motor. Empat korban lainnya yang merupakan penumpang mobil masih dirawat di rumah sakit,” terang Dede.

Polisi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi di sekitar lokasi.

Kendaraan korban yang rusak parah ditutup dengan terpal biru, sementara arus lalu lintas sempat ditutup untuk kepentingan penyelidikan.

Setelah dilakukan pemeriksaan singkat, KA Bangunkarta dinyatakan aman dan melanjutkan perjalanan pada pukul 10.47 WIB.

Feni memastikan seluruh awak dan penumpang kereta dalam keadaan selamat serta perjalanan kereta lain tidak mengalami gangguan.

KAI Daop 6 Yogyakarta juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan memastikan seluruh biaya penanganan, termasuk pendampingan administrasi dan proses pemakaman, akan ditanggung oleh pihak KAI.

“KAI Daop 6 berfokus pada pendampingan keluarga korban dan penanganan seluruh proses administrasi, termasuk asuransi dan pemakaman,” kata Feni.

Feni juga mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati ketika melintas di perlintasan sebidang.

Ia menegaskan pentingnya menaati rambu lalu lintas dan memperhatikan sinyal atau suara peringatan kereta.

“Kami mengimbau masyarakat untuk senantiasa waspada dan mematuhi seluruh rambu yang berlaku demi keselamatan bersama,” tegasnya.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#bangunkarta #sleman #Kereta Api