Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kereta Cepat Whoosh ke Banyuwangi, Dorongan Besar bagi Pariwisata dan Ekonomi Daerah

Lugas Rumpakaadi • Rabu, 5 November 2025 | 14:02 WIB
Perpanjangan kereta cepat Whoosh ke Banyuwangi berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan.
Perpanjangan kereta cepat Whoosh ke Banyuwangi berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan.

RADARBANYUWANGI.ID - Rencana perpanjangan jalur kereta cepat Whoosh hingga Banyuwangi menjadi kabar gembira bagi masyarakat Jawa Timur, khususnya di wilayah ujung timur Pulau Jawa.

Presiden Prabowo Subianto, dalam peresmian Stasiun Tanah Abang Baru di Jakarta Pusat, menegaskan pentingnya proyek strategis nasional ini tidak berhenti di Surabaya, melainkan diteruskan sampai Banyuwangi.

Menanggapi rencana tersebut, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap proyek kereta cepat.

Menurutnya, kehadiran Whoosh akan memperkuat konektivitas antarwilayah, mempercepat distribusi logistik, serta membuka peluang besar bagi pertumbuhan sektor pariwisata.

“Ini kabar gembira bagi daerah, terutama warga Banyuwangi. Kami siap mendukung program pemerintah pusat untuk memperpanjang trayek kereta cepat sampai ke Banyuwangi,” ujar Bupati Ipuk.

Saat ini, Banyuwangi telah memiliki berbagai moda transportasi yang menunjang mobilitas warga dan wisatawan.

Selain jalur kereta api reguler, daerah ini juga memiliki Bandara Banyuwangi dengan rute penerbangan langsung ke Jakarta dan Surabaya.

Tak hanya itu, Pelabuhan Ketapang sebagai salah satu pelabuhan tersibuk di Indonesia turut menjadi simpul penting penghubung Jawa dan Bali.

Kehadiran kereta cepat Whoosh akan melengkapi ekosistem transportasi tersebut, menjadikan Banyuwangi semakin mudah dijangkau dari berbagai kota besar di Pulau Jawa.

Data menunjukkan, jumlah kunjungan wisatawan ke Banyuwangi pada 2024 mencapai 3,2 juta orang, naik dari 3,1 juta pada tahun sebelumnya.

Sementara itu, wisatawan mancanegara meningkat signifikan menjadi 122.904 orang pada 2024, dari 69.639 pada 2023.

Pertumbuhan ini sejalan dengan meningkatnya pengguna kereta api menuju Banyuwangi.

Menurut data PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember, jumlah penumpang menuju kabupaten ini terus meningkat setiap tahun.

Bahkan, pada triwulan III-2025, tiga stasiun utama di Banyuwangi, yaitu Stasiun Banyuwangi Kota, Ketapang, dan Kalisetail, jika digabungkan, mencatat jumlah penumpang tertinggi di wilayah operasional tersebut.

Dengan rencana hadirnya kereta cepat, waktu tempuh dari Jakarta ke Banyuwangi akan berkurang drastis.

Hal ini diyakini akan meningkatkan investasi, memperluas akses wisatawan, dan mempercepat distribusi barang dari dan ke Banyuwangi.

Sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah diperkirakan akan mengalami lonjakan signifikan.

Destinasi unggulan seperti Kawah Ijen, Pantai Pulau Merah, dan Taman Nasional Alas Purwo akan semakin ramai dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#WHOOSH #jawa timur #banyuwangi #kereta cepat