Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tepis Ribut-Ribut Utang Whoosh, Presiden Prabowo Justru Ingin Kereta Cepat Ini Dilanjut Sampai Banyuwangi

Ali Sodiqin • Selasa, 4 November 2025 | 23:31 WIB
Pempred Radar Banyuwangi Syaifuddin Mahmud mencoba naik Whoosh beberapa waktu lalu, Prabowo minta kereta cepat ini tembus ke Banyuwangi.
Pempred Radar Banyuwangi Syaifuddin Mahmud mencoba naik Whoosh beberapa waktu lalu, Prabowo minta kereta cepat ini tembus ke Banyuwangi.

RADARBANYUWANGI.ID - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan keinginannya agar proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung Whoosh tidak berhenti di Surabaya, Jawa Timur.

Ia meminta agar jalur supercepat itu diperpanjang hingga Banyuwangi, ujung timur Pulau Jawa.

“Saya minta tidak hanya Surabaya, tapi sampai Banyuwangi,” tegas Prabowo usai meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru, Jakarta Pusat, Selasa (4/11/2025).

Prabowo menyebut, pembangunan dan pengelolaan Whoosh merupakan tanggung jawab pemerintah pusat.

Ia meminta masyarakat tak memperdebatkan untung-rugi proyek tersebut karena Whoosh termasuk layanan publik (public service obligation/PSO).

“Whoosh itu transportasi publik. Di seluruh dunia, layanan publik tidak dihitung untung-rugi, tapi dihitung manfaatnya untuk rakyat,” ujar Prabowo.

Presiden menegaskan dirinya akan bertanggung jawab penuh terhadap proyek Whoosh, termasuk soal utang pembangunan yang mencapai Rp116 triliun.

“Tidak usah ribut-ribut Whoosh, saya sudah pelajari masalahnya, saya tanggung jawab. Kita mampu dan kita kuat,” tegasnya.

Sebelumnya, Menko Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) juga menyatakan bahwa proyek perpanjangan Whoosh hingga Surabaya adalah bagian dari upaya memperkuat konektivitas antarwilayah di Pulau Jawa.

“Keterhubungan wilayah bukan hanya lewat jalan, tapi juga lewat moda perkeretaapian. Karena itu, Whoosh sebaiknya sampai ke timur,” kata AHY di Jatigede, Sumedang, Jawa Barat, Jumat (19/9/2025).

Prabowo menilai, Banyuwangi menjadi pilihan logis karena posisinya sebagai pintu gerbang menuju Bali dan kawasan wisata strategis nasional.

Baca Juga: Harga Emas Hari Ini 4 November 2025 Naik di Antam, Tapi Turun di Pegadaian, Simak Rinciannya!

Ia menegaskan pemerintah kini memiliki teknologi dan kemampuan untuk membangun jalur kereta cepat hingga wilayah tersebut.

“Surabaya itu zaman dulu. Sekarang Banyuwangi,” ujar Prabowo dengan nada tegas.

Kepala Negara juga memastikan pemerintah mampu membayar utang Whoosh dengan mencicil sekitar Rp1,2 triliun per tahun.

Bahkan, Prabowo menyebut dana pembayaran bisa berasal dari uang hasil sitaan korupsi.

“Duitnya ada. Duit yang tadinya dikorupsi sudah kita ambil untuk negara. Jangan kasih kesempatan koruptor lagi,” ujarnya.

Prabowo menambahkan, manfaat proyek Whoosh sangat besar bagi rakyat, mulai dari mengurangi kemacetan, polusi, hingga mempercepat perjalanan antarwilayah.

“Yang penting manfaatnya untuk rakyat. Kita layani rakyat, kita berjuang untuk rakyat,” tutupnya. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#agus harimurti yudhoyono #jakarta #WHOOSH #ahy #banyuwangi #kereta cepat #Presiden Prabowo