Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Rp4,7 Triliun Disiapkan Bangun Tol Probolinggo–Lumajang, Waktu Tempuh Cuma 30 Menit ke Bromo dan Semeru!

Ali Sodiqin • Senin, 3 November 2025 | 20:30 WIB
ILUSTRASI pembangunan jembatan untuk jalan tol Probolinggo-Banyuwangi. Tol Probolinggo-Lumajang akankah segera dibangun?
ILUSTRASI pembangunan jembatan untuk jalan tol Probolinggo-Banyuwangi. Tol Probolinggo-Lumajang akankah segera dibangun?

RADARBANYUWANGI.ID - Harapan baru bagi warga Tapal Kuda segera terwujud mulai 2026 mendatang.

Pemerintah tengah menyiapkan pembangunan Tol Probolinggo–Lumajang (ProLajang), proyek strategis senilai Rp4,7 triliun yang akan memangkas waktu tempuh dari lebih satu jam menjadi hanya 30 menit saja.

Tol sepanjang 32 kilometer ini bakal menjadi urat nadi baru konektivitas Jawa Timur bagian selatan, menghubungkan kawasan industri, pertanian, dan destinasi wisata unggulan seperti Gunung Bromo, Semeru, hingga Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Investasi Rp4,7 Triliun, Digarap Skema KPBU

Proyek Tol ProLajang masuk dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 80 Tahun 2019 tentang percepatan pembangunan ekonomi Jawa Timur.

Pembangunannya akan dilakukan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), yang memungkinkan keterlibatan swasta tanpa membebani APBN.

“Tol ProLajang akan menjadi penghubung strategis antara kawasan industri dan destinasi wisata di Jawa Timur,” ujar Bambang Widodo, Kepala Pusat Pengembangan Infrastruktur Jawa Timur.

Selain mempercepat arus logistik, tol ini juga diharapkan menciptakan lapangan kerja baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di sepanjang jalur Probolinggo–Lumajang.

Dampak Besar untuk Ekonomi dan Pariwisata Tapal Kuda

Selama ini, jalur nasional Probolinggo–Lumajang kerap padat, terutama saat musim liburan.

Dengan hadirnya tol ini, arus kendaraan akan terurai, distribusi barang lebih cepat, dan biaya logistik jauh lebih efisien.

“Dengan adanya tol ini, pengiriman barang jadi lebih cepat dan biaya distribusi turun. Ini kabar baik bagi pelaku usaha,” kata Budi Santoso, pengusaha asal Lumajang.

Tak hanya memperlancar transportasi, tol ini diyakini akan menjadi game-changer pariwisata Jawa Timur.

Akses menuju Bromo dan Semeru akan lebih mudah dijangkau wisatawan domestik maupun mancanegara.

Hadapi Tantangan Pembebasan Lahan dengan Transparan

Meski penuh optimisme, pemerintah daerah Probolinggo dan Lumajang mengakui pembebasan lahan menjadi tantangan utama.

Namun, mereka menegaskan prosesnya akan dilakukan secara adil, transparan, dan berkeadilan dengan mengutamakan kepentingan warga terdampak.

Saat ini, proyek Tol ProLajang masih dalam tahap kajian kelayakan, survei lapangan, dan penyusunan master plan. Targetnya, pembangunan fisik bisa dimulai pada 2026.

Konektivitas Baru dari Utara ke Selatan Jawa Timur

Ke depan, Tol ProLajang akan tersambung langsung dengan Tol Pasuruan–Probolinggo di utara dan Tol Lumajang–Jember di selatan.

Kehadiran tiga jalur ini akan menciptakan koridor emas logistik dan wisata Jawa Timur.

Eks Bupati Lumajang Thoriqul Haq bahkan menyebut proyek ini sebagai simbol kemajuan baru wilayah selatan.

“Tol ini bukan hanya jalan baru, tapi harapan baru bagi Lumajang dan Probolinggo. Akses cepat, ekonomi tumbuh, dan kesejahteraan meningkat,” ujar Thoriq saat menghadiri HUT Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Januari 2020 silam, seperti dikutip dari Radar Jember.

Simbol Kemajuan Baru Jawa Timur Selatan

Dengan investasi besar, efisiensi waktu tempuh, dan dampak ekonomi yang luas, Tol ProLajang diharapkan menjadi ikon pembangunan berkelanjutan Jawa Timur.

Jika terealisasi, warga Tapal Kuda akan menikmati konektivitas yang lebih cepat, ekonomi yang tumbuh, dan akses wisata yang makin terbuka.

Tol ProLajang bukan sekadar infrastruktur — tapi jalan menuju kemakmuran baru bagi selatan Jawa Timur. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#tol prolajang #jalur wisata #bromo #waktu tempuh #Tol Probolinggo-Lumajang #semeru