Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kabar Gembira! Pemerintah Siapkan Diskon Tarif Tol Hingga 20 Persen untuk Libur Natal, Tahun Baru, dan Lebaran 2026

Ali Sodiqin • Sabtu, 1 November 2025 | 17:25 WIB
Antrean panjang mobil saat akan memasuki gerbang tol Cikampek Utama arah Jakarta. Sistem tol nirsentuh MLFF siap diterapkan di seluruh Indonesia.
Antrean panjang mobil saat akan memasuki gerbang tol Cikampek Utama arah Jakarta. Sistem tol nirsentuh MLFF siap diterapkan di seluruh Indonesia.

RADARBANYUWANGI.ID - Kabar baik datang bagi para pemudik. Pemerintah memberi sinyal kuat bahwa diskon tarif tol hingga 20 persen akan kembali diberlakukan pada periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), serta Idul Fitri 2026 mendatang.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengonfirmasi bahwa kebijakan ini sedang dimatangkan bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dan akan segera diumumkan ke publik.

“Insyaallah kita akan umumkan nanti bersama-sama dengan Pak Menteri Perhubungan dan Pak Menko Perekonomian. Biasanya ada beberapa inisiatif untuk periode Nataru dan Idul Fitri,” ujar Dody dalam Media Briefing di Kementerian PU, Jakarta Selatan, Jumat (31/10/2025).

Diskon Tol 20% Sedang Dibahas Serius

Menurut Dody, diskusi dengan BUJT memang berjalan alot karena kebijakan diskon berpotensi mengurangi keuntungan operator tol.

Meski begitu, pihaknya menegaskan bahwa tujuan utama kebijakan ini adalah memperlancar arus kendaraan selama libur panjang dan mengurangi kemacetan di sejumlah ruas tol strategis.

“Kalau semua tumpuk di satu waktu, bisa macet total. Jadi lebih baik dikasih diskon supaya arusnya lebih lancar. Ini juga membantu masyarakat yang mudik,” ungkapnya.

Pemerintah sebelumnya telah menerapkan diskon tarif tol sebesar 20% pada libur Nataru dan Lebaran 2024–2025. Langkah tersebut dinilai sukses menekan kepadatan lalu lintas di jalur tol Trans Jawa dan Trans Sumatera.

Dua Momen Besar, Dua Tantangan Serius

Dody menegaskan, pembahasan kali ini lebih kompleks karena dua momentum besar, yakni Nataru 2025 dan Idul Fitri 2026, memiliki jarak waktu yang cukup berdekatan.

“Kami diskusi keras, karena tidak hanya bicara Nataru, tapi juga Idulfitri 2026. Dua hal ini waktunya berdekatan, jadi kebijakannya harus pas,” jelasnya.

Akan Diumumkan Bersama Menteri Terkait

Begitu kesepakatan dengan BUJT tercapai, pemerintah akan mengumumkan secara resmi skema diskon tarif tol nasional bersama Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.

Dody memastikan bahwa pemerintah akan berupaya agar stimulus ini tetap adil, proporsional, dan tidak membebani operator jalan tol.

“Ini untuk kepentingan bersama. Demi kelancaran arus mudik dan kenyamanan masyarakat, kami akan terus dorong adanya insentif seperti ini,” tegasnya.

Diskon tarif tol hingga 20 persen untuk libur Natal, Tahun Baru, dan Lebaran 2026 sedang digodok pemerintah.

Kebijakan ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan, menekan biaya perjalanan, dan meningkatkan kenyamanan pengguna jalan tol di seluruh Indonesia.

Jika disetujui, pengumuman resmi akan dilakukan dalam waktu dekat—sehingga masyarakat bisa mulai menyiapkan rencana mudik lebih efisien. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#jalan tol #Menteri Pekerjaan Umum #Diskon 20 Persen #libur #Tahun Baru #idul fitri #diskon tarif tol #lebaran 2026 #Natal #Dody Hanggodo #Menko Perekonomian Airlangga Hartarto #mudik