Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Marojahan Sijabat Meninggal Dunia, Sosok Ayah Jerome Polin yang Dicintai Jemaat

Lugas Rumpakaadi • Jumat, 31 Oktober 2025 | 19:45 WIB
Marojahan Sijabat, ayah YouTuber Jerome Polin, tutup usia di Surabaya.
Marojahan Sijabat, ayah YouTuber Jerome Polin, tutup usia di Surabaya.

RADARBANYUWANGI.ID - Kabar duka menyelimuti keluarga besar YouTuber sekaligus influencer terkenal Jerome Polin.

Sang ayah, Marojahan Sintong Sijabat, dikabarkan meninggal dunia pada Kamis, 30 Oktober 2025 di Rumah Sakit National Hospital Surabaya.

Ia berpulang setelah mengalami penyumbatan pada usus dan paru-paru.

Kepergian Papa Jerome, begitu beliau akrab disapa, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, serta jemaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Darmo Satelit Surabaya, tempatnya aktif melayani.

Marojahan Sijabat dikenal sebagai pribadi yang hangat, religius, dan selalu penuh semangat.

Ia merupakan sosok penting di lingkungan gereja yang sering memimpin doa dan memberikan khotbah inspiratif.

Menurut Pdt. Andri Purnawan, rekan sepelayanan di GKI Darmo Satelit, kepergian Marojahan merupakan kehilangan besar bagi jemaat.

“Pak Marojahan adalah sosok yang setia, energik, dan selalu membawa semangat kepada siapa pun,” ujarnya.

Bahkan, dalam khotbah terakhirnya di GKI Sulung Surabaya, Minggu, 26 Oktober 2025, ia menyampaikan pesan mendalam tentang kehidupan dan kematian.

“Ingatlah bahwa kita semua pasti mati,” ujarnya kala itu, yang seolah menjadi pesan perpisahan terakhir bagi jemaat.

Selain dikenal sebagai pendeta yang rendah hati, Marojahan juga merupakan ayah yang sangat dekat dengan ketiga putranya, Jehian Panangian, Jerome Polin, dan Jesferrel Porman Sijabat.

Bersama sang istri, Chrissie Rahmeinsa, ia membangun keluarga yang hangat dan religius.

Di media sosial, keluarga ini kerap membagikan momen kebersamaan, mulai dari ibadah, makan bersama, hingga perjalanan keluarga.

Jerome dan kedua saudaranya sering menulis pesan penuh kasih untuk sang ayah di setiap unggahan.

Sebelum berpulang, kondisi kesehatan Marojahan menurun drastis.

Jerome sempat mengabarkan kepada para pengikutnya di Instagram bahwa sang ayah dalam kondisi kritis.

“Teman-teman, Papaku hari ini drop dan lagi dalam kondisi kritis. Mohon doanya supaya bisa kuat dan sembuh,” tulis Jerome dalam unggahannya.

Tak lama kemudian, kabar duka disampaikan oleh Jehian, sang kakak, melalui unggahan foto hitam putih dengan keterangan, “Papa sudah tidak sakit lagi.”

Jerome sendiri menuliskan pesan haru, “Selamat jalan, Papa. Jaga kami dari sana ya.”

Selain sebagai pendeta, Marojahan juga dikenal sebagai pembicara dan motivator yang sering diundang dalam seminar pengembangan diri.

Ia berfokus pada pembinaan generasi muda dan isu-isu keluarga.

Dalam biografi akun Instagram-nya, ia menuliskan moto hidupnya, “Shape the future today” atau “Bangun masa depan dari hari ini.”

Dalam beberapa kesempatan, Marojahan bahkan pernah satu panggung bersama putranya, Jerome Polin, untuk berbicara tentang semangat belajar dan pentingnya membangun karakter positif sejak dini.

Jenazah Marojahan Sintong Sijabat disemayamkan di Rumah Duka Grand Heaven, Taman Sidoarjo, Jawa Timur.

Ucapan belasungkawa mengalir dari berbagai kalangan, termasuk warganet yang turut merasakan kehilangan atas sosok inspiratif ini.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Jerome Polin #surabaya #Marojahan Sijabat