Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Jalur Kereta Api Semarang Tawang–Alastua Masih Ditutup Akibat Banjir, Ini Daftar KA yang Dibatalkan

Lugas Rumpakaadi • Kamis, 30 Oktober 2025 | 01:22 WIB
Genangan air tutup jalur kereta api Semarang Tawang–Alastua.
Genangan air tutup jalur kereta api Semarang Tawang–Alastua.

RADARBANYUWANGI.ID - PT Kereta Api Indonesia (KAI) melaporkan bahwa hingga Rabu sore, 29 Oktober 2025, jalur antara Stasiun Semarang Tawang (SMT) dan Stasiun Alastua (ATA) masih belum dapat dilalui. 

Hal ini disebabkan oleh genangan air yang terjadi sejak Selasa malam, 28 Oktober 2025, yang mengakibatkan ketinggian air pada beberapa titik rel mencapai hingga 19 sentimeter dari kepala rel.

Berdasarkan pemantauan terakhir pada Rabu pukul 13.45 WIB, genangan terjadi di antara kilometer 2+3 hingga kilometer 3+0.

Jalur hulu tercatat memiliki ketinggian air +16 cm, sementara jalur hilir mencapai +19 cm.

Kondisi ini membuat perjalanan kereta di lintas tersebut harus dihentikan sementara demi keselamatan.

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa pihaknya bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) serta Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas 1 Semarang terus melakukan penanganan terpadu. 

Langkah yang ditempuh antara lain pemompaan air, pembersihan saluran, serta pemeriksaan kestabilan bantalan rel.

“Keselamatan perjalanan adalah prioritas utama KAI. Untuk itu, lintas Semarang Tawang–Alastua masih kami tutup sementara hingga kondisi benar-benar aman untuk dilalui kereta api,” ujar Anne.

KAI Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang melakukan sejumlah pembatalan dan perubahan relasi perjalanan KA sejak Rabu pukul 11.30 WIB.

Berikut daftar kereta api yang dibatalkan sementara:

- KA Kedung Sepur (496 dan 495) relasi Semarang Poncol – Ngrombo

- KA Banyubiru (268 dan 267) relasi Semarang Tawang – Solo Balapan

- KA Blora Jaya (261 dan 262) relasi Alastua – Semarang Poncol

- KA Ambarawa Ekspres (264–266) relasi Semarang – Alastua

- KA Joglosemarkerto (186–192) relasi Semarang – Solo Balapan

dan beberapa lainnya yang terpaksa dihentikan sementara akibat kondisi lintas belum memungkinkan.

Beberapa perjalanan kereta jarak jauh dialihkan jalurnya agar tetap dapat beroperasi.

Kereta yang mengalami pengalihan rute antara lain:

- Argo Bromo Anggrek (KA 1 dan 2) dialihkan melalui Surabaya Gubeng – Solobalapan – Cirebon – Gambir

- Matarmaja (KA 269) dialihkan lewat Solobalapan – Kutoarjo – Purwokerto – Cirebon Prujakan

- Airlangga (KA 271 dan 272) serta Sembrani (KA 40) juga dialihkan melalui jalur selatan untuk menghindari genangan

Sebagai bentuk tanggung jawab, KAI memberikan pengembalian biaya tiket 100 persen di luar bea pesan bagi pelanggan yang perjalanannya dibatalkan. 

Proses refund dapat dilakukan di loket stasiun atau melalui Contact Center 121, maksimal tujuh hari setelah tanggal keberangkatan.

Petugas di berbagai stasiun disiagakan untuk membantu pelanggan yang terdampak pembatalan maupun perubahan jadwal perjalanan.

Sejak Selasa malam, KAI bersama BTP Semarang telah menurunkan tim teknis serta mengerahkan pompa air di titik genangan. 

Dua lokomotif bantuan, BB 304 dan CC 300, juga disiapkan untuk membantu proses penanganan di lapangan. 

Pemantauan dilakukan selama 24 jam guna memastikan kondisi rel benar-benar aman sebelum jalur dibuka kembali.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan ini. KAI berterima kasih atas kesabaran dan pengertian pelanggan. Seluruh jajaran terus bekerja maksimal agar layanan segera pulih," tambah Anne.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Alastua #KAI #Kereta Api #semarang tawang