Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Dampak Banjir di Semarang, KA Brantas dan Sejumlah Kereta Api Lain Beroperasi dengan Rute Memutar

Lugas Rumpakaadi • Rabu, 29 Oktober 2025 | 18:50 WIB
PT KAI Daop 7 Madiun ubah rute perjalanan kereta api akibat banjir di jalur Alastua–Semarang Tawang.
PT KAI Daop 7 Madiun ubah rute perjalanan kereta api akibat banjir di jalur Alastua–Semarang Tawang.

RADARBANYUWANGI.ID - Banjir yang melanda wilayah Jawa Tengah kembali berdampak pada layanan transportasi kereta api.

Jalur hulu dan hilir antara Stasiun Alastua hingga Semarang Tawang, tepatnya di kilometer 2+3 sampai 3+0, terendam air dan menghambat perjalanan sejumlah kereta di wilayah Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun, Jawa Timur.

Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 7 Madiun, Rokhmad Makin Zainul, menyampaikan bahwa salah satu kereta yang terdampak adalah KA Brantas rute Pasarsenen–Blitar dan sebaliknya. 

Akibat kondisi tersebut, KAI menerapkan pola operasi memutar demi menjaga keselamatan serta ketepatan waktu perjalanan.

“KA Brantas dari Pasarsenen menuju Blitar dialihkan melalui lintas Cirebon Prujakan–Solo Balapan, sedangkan dari Blitar menuju Pasarsenen melalui Solo Balapan–Purwokerto–Cirebon Prujakan. Pola ini diterapkan karena jalur Alastua–Semarang Tawang masih tergenang,” jelas Zainul, Rabu, 29 Oktober 2025.

Selain KA Brantas, sejumlah perjalanan lain juga mengalami pengalihan rute, di antaranya kereta dari Pasar Senen menuju Surabaya Pasar Turi yang kini melintas melalui Tegal–Purwokerto–Solo Balapan–Gundih. 

Sementara itu, kereta dari Surabaya menuju Pasar Senen dialihkan melalui Gambringan–Gundih–Solo Balapan–Cirebon Prujakan.

PT KAI menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan pelanggan tetap menjadi prioritas utama di tengah kondisi cuaca ekstrem. 

Zainul menyampaikan apresiasi atas kesabaran serta pengertian para penumpang yang terdampak perubahan jadwal dan rute.

“Keselamatan pelanggan selalu menjadi hal utama. Kami berterima kasih atas pengertian pelanggan dan masyarakat dalam situasi ini,” ujarnya.

Petugas prasarana dari KAI Daop 4 Semarang telah dikerahkan ke lokasi banjir untuk memantau dan menormalkan jalur yang terdampak. 

Pemantauan intensif terhadap ketinggian air, kondisi drainase, serta stabilitas rel juga terus dilakukan.

Sebagai langkah antisipatif, KAI mengoperasikan lokomotif Diesel Hidrolik BB 304 agar perjalanan tetap dapat berjalan aman meskipun kondisi jalur belum sepenuhnya pulih.

KAI juga memberikan opsi pembatalan perjalanan dengan pengembalian biaya tiket sebesar 100 persen di luar bea pesan.

Ketentuan ini berlaku bagi pelanggan yang memilih membatalkan perjalanan akibat keterlambatan lebih dari satu jam atau perubahan rute.

Proses pengajuan dapat dilakukan langsung di loket stasiun atau melalui layanan pelanggan KAI 121, maksimal tujuh hari setelah tanggal keberangkatan. 

Untuk pelanggan yang mengalami penurunan kelas pelayanan, pengembalian biaya hanya bisa dilakukan di loket stasiun.

Selain itu, bagi pelanggan yang tetap melanjutkan perjalanan, KAI menyediakan kompensasi tambahan berupa minuman dan makanan ringan untuk keterlambatan lebih dari tiga jam, serta makanan berat jika keterlambatan mencapai lima jam.

Banjir yang terdeteksi sejak Selasa pagi, 28 Oktober 2025 menyebabkan keterlambatan dan pembatalan sejumlah perjalanan kereta api di lintas Semarang. 

PT KAI memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat kondisi cuaca ekstrem tersebut.

“Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak dan melakukan pemantauan berkelanjutan agar perjalanan kereta api tetap aman, andal, dan tepat waktu,” kata Zainul menutup pernyataannya.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#Daop 7 Madiun #Alastua #KAI #Kereta Api #semarang tawang