RADARBANYUWANGI.ID - Pembangunan Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi (Probowangi) tahap I, tepatnya di ruas Gending–Besuki, terus menunjukkan perkembangan pesat.
Hingga awal September 2025, progres konstruksi telah mencapai 80 persen.
Direktur Utama PT Jasa Marga Probowangi, Adi Prasetyanto, mengatakan bahwa percepatan proyek tidak lepas dari dukungan penuh pemerintah daerah, terutama dalam proses pembebasan lahan.
“Progres fisik cukup cepat karena sinergi dengan pemerintah daerah berjalan baik,” ujar Adi, Minggu (31/8), seperti dikutip dari Radar Situbondo.
Rencana Ganti Nama Jadi Prosiwangi
Adi juga mengungkapkan adanya rencana perubahan nama jalan tol tersebut dari Probowangi (Probolinggo–Banyuwangi) menjadi Prosiwangi (Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi).
“Mekanismenya melalui Kementerian PUPR dan sepertinya sudah ada lampu hijau,” jelasnya.
Dengan perubahan nama itu, sejumlah exit tol akan disesuaikan, salah satunya Exit Besuki yang rencananya akan berganti menjadi Exit Situbondo Barat.
Fokus Pekerjaan di Ruas Paiton–Besuki
Pekerjaan fisik kini difokuskan pada ruas Paiton–Besuki, yang menjadi penghubung utama menuju wilayah timur Jawa Timur. Adi optimistis proyek tahap I ini akan rampung sesuai jadwal.
“Insya Allah, awal tahun 2026 sudah rampung,” tegasnya.
Baca Juga: Kabar Gembira! Tol Probolinggo–Banyuwangi Siap Fungsional Saat Nataru 2025, Arus Mudik Bakal Lancar
Surabaya–Situbondo Kini Bisa Ditempuh 3 Jam
Jika proyek tol ini selesai, masyarakat akan merasakan pengurangan waktu tempuh signifikan. Dari yang sebelumnya membutuhkan 5–6 jam, perjalanan dari Surabaya ke Situbondo nantinya bisa dipangkas menjadi hanya 3–4 jam.
Tol ini akan menjadi jalur strategis baru yang memperlancar arus logistik, pariwisata, dan distribusi antarwilayah di wilayah Tapal Kuda dan ujung timur Jawa.
Dengan progres yang terus dikebut dan dukungan lintas instansi, Tol Probowangi—atau nanti disebut Prosiwangi—diproyeksikan menjadi salah satu infrastruktur vital di Jawa Timur, sekaligus memperkuat konektivitas menuju Banyuwangi sebagai gerbang wisata ke Bali. (*)
Editor : Ali Sodiqin