RADARBANYUWANGI.ID - Gangguan operasional di Emplasemen Stasiun Kedunggedeh, Bekasi, Jawa Barat, akibat insiden anjloknya KA Purwojaya pada Sabtu (25/10), berdampak pada perjalanan tujuh kereta api jarak jauh (KAJJ) tujuan wilayah Daop 8 Surabaya.
Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang yang terdampak akibat keterlambatan kedatangan kereta.
“Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada pelanggan atas keterlambatan kedatangan kereta akibat gangguan operasional ini,” ujar Luqman di Surabaya, Minggu (26/10).
Jalur Sudah Aman, Tapi Kecepatan Masih Dibatasi
Luqman menjelaskan, jalur hulu yang sebelumnya ditutup kini sudah dinyatakan aman dan bisa dilalui setelah proses evakuasi rangkaian KA Purwojaya selesai dilakukan pada Minggu pagi (26/10).
Meski begitu, perjalanan kereta masih dilakukan dengan kecepatan terbatas guna memastikan keamanan dan keselamatan operasional.
“Saat ini jalur sudah bisa dilalui dengan kecepatan terbatas, karena kami masih melakukan pemeriksaan menyeluruh di lokasi,” tambahnya.
KAI memastikan, tim lapangan bersama petugas teknis terus memantau kondisi rel dan sistem persinyalan agar jalur bisa segera digunakan dengan kecepatan normal.
Daftar 7 Kereta yang Alami Keterlambatan
Akibat insiden tersebut, tujuh KA Jarak Jauh yang menuju wilayah Daop 8 Surabaya mengalami keterlambatan kedatangan, antara lain:
- KA 42 Sembrani (Gambir – Surabaya Pasarturi)
- KA 4 Argo Bromo Anggrek (Gambir – Surabaya Pasarturi)
- KA 8 Bima (Gambir – Surabaya Gubeng)
- KA 252 Jayakarta (Pasarsenen – Surabaya Gubeng)
- KA 38 Brawijaya (Gambir – Malang)
- KA 246 Majapahit (Pasarsenen – Malang)
- KA 36 Gajayana (Gambir – Malang)
KAI menyebut, pengaturan perjalanan dan koordinasi antar daerah operasi (Daop) terus dilakukan untuk meminimalkan dampak lanjutan terhadap jadwal keberangkatan lainnya.
KAI: Keselamatan Penumpang Tetap Jadi Prioritas
KAI menegaskan, keselamatan dan kenyamanan pelanggan tetap menjadi prioritas utama. Sebagai bentuk tanggung jawab, kompensasi atau service recovery diberikan kepada penumpang yang terdampak sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami berterima kasih atas pengertian dan kesabaran para pelanggan. Seluruh jajaran KAI bekerja maksimal agar pelayanan kembali normal dan perjalanan KA lancar,” tutur Luqman.
KAI juga memastikan akan terus meningkatkan keandalan operasional, perawatan sarana dan prasarana, serta sistem keselamatan agar insiden serupa dapat dihindari di masa depan.
Pemulihan Layanan dan Komitmen KAI
Hingga Minggu siang (26/10), seluruh petugas masih siaga di lapangan untuk memastikan normalisasi jalur berjalan cepat dan aman.
Langkah-langkah perbaikan dan pengaturan perjalanan terus dilakukan agar jadwal keberangkatan kereta dari Jakarta menuju Surabaya dan Malang kembali sesuai rencana.
Dengan pemulihan bertahap ini, KAI berharap masyarakat tetap percaya dan nyaman menggunakan layanan kereta api jarak jauh yang selama ini menjadi andalan transportasi antarkota. (*)
Editor : Ali Sodiqin