RADARBANYUWANGI.ID - Hingga akhir Oktober 2025, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) belum mengumumkan jadwal resmi seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026.
Padahal, antusiasme masyarakat untuk mengikuti seleksi tahun depan sudah sangat tinggi.
Namun, pemerintah memastikan bahwa pendaftaran CPNS 2026 belum akan dibuka dalam waktu dekat.
Saat ini, seluruh fokus diarahkan pada penyelesaian proses rekrutmen Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2024 yang masih berjalan.
Isu Hoaks CPNS 2026 Beredar
Belakangan, sejumlah unggahan di media sosial mengklaim jadwal pendaftaran, kuota formasi, bahkan tautan registrasi CPNS 2026 telah dirilis.
Menanggapi hal itu, Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan KemenPANRB menegaskan bahwa seluruh informasi tersebut tidak benar alias hoaks.
Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh menyampaikan bahwa koordinasi antarinstansi masih berjalan.
“Kami sedang berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait. Jadi, belum ada jadwal resmi CPNS 2026,” ujarnya, Senin (6/10/2025).
Zudan juga mengimbau masyarakat agar hanya mempercayai pengumuman resmi dari situs dan kanal pemerintah.
“Tunggu informasi resmi dari pemerintah, jangan percaya tautan palsu,” tegasnya.
Pemerintah Fokus Tuntaskan Rekrutmen 2024
Penundaan jadwal CPNS 2026 terjadi karena pemerintah masih menuntaskan rekrutmen ASN 2024.
Tahun ini menjadi rekrutmen terbesar dalam sejarah dengan 250.407 formasi di 69 instansi pusat dan 478 instansi daerah.
Menteri PANRB Rini Widyantini menyebut, pihaknya masih menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto sebelum menetapkan jadwal seleksi baru.
“Kita fokus selesaikan PPPK 2024 dulu. Formasinya besar sekali,” kata Rini di Jakarta, Rabu (10/9/2025).
Prediksi Formasi CPNS 2026
Meski jadwal belum ditetapkan, peluang pembukaan CPNS 2026 tetap terbuka lebar. Pemerintah menilai kebutuhan ASN di berbagai sektor strategis masih tinggi.
Diperkirakan formasi CPNS 2026 akan mencapai 300.000–400.000 posisi, dengan fokus pada:
-
Tenaga Pendidikan: Guru sekolah dasar hingga dosen.
-
Tenaga Kesehatan: Dokter, perawat, apoteker, dan bidan.
-
Tenaga Teknis: Ahli teknologi informasi, analis kebijakan, dan pelayanan publik.
Pemerintah mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap informasi palsu dan selalu memantau situs resmi BKN dan KemenPANRB.
Editor : Ali Sodiqin“Jangan mudah tergiur lowongan palsu. Semua informasi CPNS akan diumumkan resmi oleh pemerintah,” tutup Zudan. (*)